GMPG Sebut Loyalis Setya Novanto di Golkar Tidak Banyak
Selasa, 03 Oktober 2017 - 17:15 WIB
GMPG Sebut Loyalis Setya Novanto di Golkar Tidak Banyak
A
A
A
JAKARTA -
GMPG Sebut Loyalis Setya Novanto di Golkar Tidak Banyak
Anggota Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Arif Rahman mengungkapkan bahwa jumlah loyalis Setya Novanto di internal Partai Golkar tidak banyak. Dia menilai, elite Partai Golkar yang tak setuju rapat pleno membahas usul penonaktifan Setya Novanto merupakan loyalis ketua umum partai berlambang pohon beringin itu.
"Sebenarnya kalau mau dicermati itu pandangan hanya keluar dari orang yang mendukung Setya Novanto, dan itu orang sebenarnya enggak banyak yang mendukung itu," ujar Arif dihubungi wartawan, Selasa (3/10/2017).
Maka itu, menurut dia, rapat pleno membahas rekomendasi rapat harian DPP Partai Golkar pada Senin 25 September 2017 itu harus dilaksanakan. "Untuk orang yang mendukung Setya Novanto kalau diperhatikan tidak banyak kok, memang DPP sudah terbelah, orang yang mendukung Setya Novanto tidak banyak," bebernya.
Dia mengungkapkan bahwa banyak kader yang menginginkan Setya Novanto diganti. "Cuma karena kemarin orang terbawa isu Setya Novanto menang praperadilan, ya sudah isu itu yang booming," katanya.
Padahal, lanjut dia, banyak kader di internal Partai Golkar yang menginginkan Setya Novanto mundur dari jabatan ketua umum partai itu. Pasalnya, Setya Novantodianggap lebih mementingkan kepentingan pribadi ketimbang partai.
"Karena begini, Setya Novanto harus bisa mementingkan kepentingan partai dari kepentingan pribadinya, Setya Novanto harus konsentrasi masalah kesehatan dan hukum, di tambah lagi masyarakat umum, masa iya ABG (Anak baru gede, red) atau generasi milenial ini mereka bikin meme yang menjelekkan Setya Novanto," jelasnya.
Sebab dengan demikian, marwah Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sudah tidak ada. "Ini teman-teman di DPP juga harus lihat kalau begini ini akan hancur Golkar di 2018 dan 2019," tandasnya.
GMPG Sebut Loyalis Setya Novanto di Golkar Tidak Banyak
Anggota Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Arif Rahman mengungkapkan bahwa jumlah loyalis Setya Novanto di internal Partai Golkar tidak banyak. Dia menilai, elite Partai Golkar yang tak setuju rapat pleno membahas usul penonaktifan Setya Novanto merupakan loyalis ketua umum partai berlambang pohon beringin itu.
"Sebenarnya kalau mau dicermati itu pandangan hanya keluar dari orang yang mendukung Setya Novanto, dan itu orang sebenarnya enggak banyak yang mendukung itu," ujar Arif dihubungi wartawan, Selasa (3/10/2017).
Maka itu, menurut dia, rapat pleno membahas rekomendasi rapat harian DPP Partai Golkar pada Senin 25 September 2017 itu harus dilaksanakan. "Untuk orang yang mendukung Setya Novanto kalau diperhatikan tidak banyak kok, memang DPP sudah terbelah, orang yang mendukung Setya Novanto tidak banyak," bebernya.
Dia mengungkapkan bahwa banyak kader yang menginginkan Setya Novanto diganti. "Cuma karena kemarin orang terbawa isu Setya Novanto menang praperadilan, ya sudah isu itu yang booming," katanya.
Padahal, lanjut dia, banyak kader di internal Partai Golkar yang menginginkan Setya Novanto mundur dari jabatan ketua umum partai itu. Pasalnya, Setya Novantodianggap lebih mementingkan kepentingan pribadi ketimbang partai.
"Karena begini, Setya Novanto harus bisa mementingkan kepentingan partai dari kepentingan pribadinya, Setya Novanto harus konsentrasi masalah kesehatan dan hukum, di tambah lagi masyarakat umum, masa iya ABG (Anak baru gede, red) atau generasi milenial ini mereka bikin meme yang menjelekkan Setya Novanto," jelasnya.
Sebab dengan demikian, marwah Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sudah tidak ada. "Ini teman-teman di DPP juga harus lihat kalau begini ini akan hancur Golkar di 2018 dan 2019," tandasnya.
(kri)