Tak Hanya Bahas Rohingya, Menlu Pantau RS Indonesia di Rakhine
Senin, 04 September 2017 - 10:25 WIB
Tak Hanya Bahas Rohingya, Menlu Pantau RS Indonesia di Rakhine
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi bersama Duta Besar RI di Yangon, Ito Sumardi, dan delegasi tiba di Naypyitaw, Myanmar pukul 09.00 waktu setempat.
Menlu datang ke Naypytaw untuk melakukan serangkaian pertemuan dengan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, State Counsellor Myanmar, dan sejumlah menteri Myanmar. (Baca juga: Jokowi: Perlu Aksi Nyata Atasi Kekerasan Rohingya )
Setiba di Naypyitaw, Menlu Retno membahas progres pembangunan Rumah Sakit Indonesia yang terletak di Myauk U, Rakhine State.
“Pembangunan tahap pertama Rumah Sakit Indonesia telah selesai dilakukan. Tahap Pertama ini meliputi pengurukan tanah sehingga rumah sakit tersebut tidak rentan terhadap banjir serta pembangunan pagar," kata Menlu Letno dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri yang diterima SINDOnews, Senin (4/9/2017).
Pembangunan Rumah Sakit Indonesia saat ini masuk tahap II, yaitu pembangunan ruang dokter dan perawat. Direncanakan pembangunan tahap II selesai dalam dua bulan.
Setelah itu, masuk tahap III, yakni pembangunan gedung utama rumah sakit akan dimulai. Bangunan rumah sakit tersebut menempati tanah sekitar 8.000m2 dan luas bangunan lebih dari 1.000m2.
Pelaksanaan pembangunan rumah sakit sepenuhnya dilakukan oleh kontraktor dan pekerja Myanmar, yang terdiri atas orang Rakhine dan muslim. Diharapkan proses pembaruan melalui kegiatan ekonomi ini akan membantu proses rekonsiliasi ketegangan antar komunal di Rakhine State.
Pembangunan Rumah Sakit Indonesia ini sangat diharapkan oleh wilayah tersebut. Diharapkan dengan selesainya pembangunan rumah sakit tersebut, maka pelayanan kesehatan untuk semua masyarakat di Rakhine State akan dapat dilakukan dengan baik.
Menlu datang ke Naypytaw untuk melakukan serangkaian pertemuan dengan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, State Counsellor Myanmar, dan sejumlah menteri Myanmar. (Baca juga: Jokowi: Perlu Aksi Nyata Atasi Kekerasan Rohingya )
Setiba di Naypyitaw, Menlu Retno membahas progres pembangunan Rumah Sakit Indonesia yang terletak di Myauk U, Rakhine State.
“Pembangunan tahap pertama Rumah Sakit Indonesia telah selesai dilakukan. Tahap Pertama ini meliputi pengurukan tanah sehingga rumah sakit tersebut tidak rentan terhadap banjir serta pembangunan pagar," kata Menlu Letno dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri yang diterima SINDOnews, Senin (4/9/2017).
Pembangunan Rumah Sakit Indonesia saat ini masuk tahap II, yaitu pembangunan ruang dokter dan perawat. Direncanakan pembangunan tahap II selesai dalam dua bulan.
Setelah itu, masuk tahap III, yakni pembangunan gedung utama rumah sakit akan dimulai. Bangunan rumah sakit tersebut menempati tanah sekitar 8.000m2 dan luas bangunan lebih dari 1.000m2.
Pelaksanaan pembangunan rumah sakit sepenuhnya dilakukan oleh kontraktor dan pekerja Myanmar, yang terdiri atas orang Rakhine dan muslim. Diharapkan proses pembaruan melalui kegiatan ekonomi ini akan membantu proses rekonsiliasi ketegangan antar komunal di Rakhine State.
Pembangunan Rumah Sakit Indonesia ini sangat diharapkan oleh wilayah tersebut. Diharapkan dengan selesainya pembangunan rumah sakit tersebut, maka pelayanan kesehatan untuk semua masyarakat di Rakhine State akan dapat dilakukan dengan baik.
(dam)