Imbauan DPR untuk Pimpinan KPK

Jum'at, 01 September 2017 - 20:57 WIB
Imbauan DPR untuk Pimpinan...
Imbauan DPR untuk Pimpinan KPK
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR mengingatkan dan mengimbau pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar bisa menahan diri dengan tidak mengeluarkan pernyataan yang akan menjadi kontraproduktif bagi hubungan KPK dan DPR.

Imbauan itu menanggapi pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo yang mengatakan, bahwa lembaganya berniat menggunakan pasal menghalangi proses penyidikan dan persidangan (obstruction of justice) terhadap Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR.

"Komisi III DPR yang menjadi mitra kerja KPK, wajib mengingatkan dan menghimbau pimpinan KPK agar bisa menahan diri dengan tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang justru akan menjadi kontraproduktif bagi hubungan KPK dan DPR," kata Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/9/2017).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini pun lantas mengajak KPK saling menghargai dan menghormati tugas masing-masing sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.

"Dan biarkan lah kebenaran menemukan jalannya sendiri. Tidak perlu kita halang-halangi," papar anggota Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK itu.

Politikus Partai Golkar ini mengingatkan bahwa Pansus hak angket telah bekerja sesuai amanah undang-undang dan konstitusi. "Tidak ada satu ayat pun Undang-undang yang dilanggar," ungkap Bamsoet.

Lagipula kata dia, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Jaksa Agung M Prasetyo secara tegas mendukung keberadaan hak angket. Demikian juga, dengan sikap Presiden Jokowi sebagai penanggung jawab tertinggi pemerintahan.

"Sampai detik ini (Presiden Jokowi) tidak pernah mempermasalahkan keberadaan hak angket DPR untuk KPK," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pansus ingin menyelamatkan KPK sebagaimana disampaikan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman di sidang Pansus beberapa waktu lalu.

Sekadar diketahui, kemarin Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pihaknya bisa menerapkan
pasal tindak pidana korupsi ke pansus angket.

"Kemudian kita sedang mempertimbangkan, misalnya kalau begini terus, (pasal) obstructions of justice (merintangi penyidikan) kan bisa kita terapkan. Karena kita sedang menangani kasus yang besar selalu dihambat," ujar Agus Rahardjo, kemarin.
(maf)
Berita Terkait
Budi Santoso: Revisi...
Budi Santoso: Revisi UU KPK Berhubungan Erat dengan Hasil Pansus Angket DPR
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Hendardi Sebut 5 Pimpinan...
Hendardi Sebut 5 Pimpinan KPK Pilihan DPR Sulit Dapat Kepercayaan Publik
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved