Mengapa Pemerintah Tiba-tiba Ingin Berdayakan Zakat

Senin, 04 September 2017 - 07:00 WIB
Mengapa Pemerintah Tiba-tiba...
Mengapa Pemerintah Tiba-tiba Ingin Berdayakan Zakat
A A A
ACARA 2nd Annual Islamic Finance Conference (AIFC), di Yogyakarta, dua pekan silam rupanya menjadi hari penting bagi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro. Pada forum yang dihadiri para pengelola keuangan syariah ini, keduanya kembali mengungkit perlunya menata ulang pengelolaan zakat dan wakaf.

Bambang maupun Sri menyampaikan niat mereka untuk mengelola zakat seperti pajak. Aset wakaf yang menganggur ingin dikelola lebih produktif lagi sehingga dapat membantu mengentaskan masyarakat miskin. "Kita ingin mengelola wakaf seperti di negara-negara Timur Tengah," ujar Bambang makin mengarah ke negeri Islam.

Doktor pada University of Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat, ini bahkan membocorkan bahwa Bappenas tengah merancang konsep pengelolaan wakaf. Sebelum ini, Presiden Joko Widodo juga menyatakan hal yang tak jauh berbeda. Ada 4,3 miliar meter persegi tanah wakaf di Indonesia. "Sayang, masih belum banyak dimanfaatkan pada sektor produktif," ujar Presiden Jokowi 27 Juli lalu.

Di luar tanah juga ada dana wakaf. Konon jumlahnya wakaf tunai yang terkumpul mencapai sekira Rp22 miliar. Jokowi menganggap perlunya wakaf tunai didorong agar bisa digunakan untuk kegiatan produktif seperti pembangunan ekonomi umat, pemberdayaan UMKM, sehingga dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Lebih kongkrit lagi, Sri menganggap zakat dan wakaf dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. "Peran keuangan syariah sangat penting sesuai dengan tujuan negara-negara Islam untuk memberantas kemiskinan dan penyetaraan pendapatan," jelasnya.

Mengapa pemerintah begitu ngotot untuk membedayakan dana umat ini? Jika ingin tahu, simak ulasan lengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi No.27/VI/2017 yang terbit Senin (4/9/2017).
Mengapa Pemerintah Tiba-tiba Ingin Berdayakan Zakat
(bbk)
Berita Terkait
KORAN SINDO Raih Penghargaan...
KORAN SINDO Raih Penghargaan Baznas Kategori Media Pewarta Gerakan Zakat Terbaik
Jurnalis KORAN SINDO...
Jurnalis KORAN SINDO Juara 1 Anugerah Jurnalistik Baznas 2022
Jadi Senjata Pikat Cewek,...
Jadi Senjata Pikat Cewek, Ini Tips Mengasah Selera Humormu
Selamat Jalan Mas Edi...Kebaikanmu...
Selamat Jalan Mas Edi...Kebaikanmu Akan Selalu Kami Kenang
Tiga Jurnalis SINDO...
Tiga Jurnalis SINDO Raih Juara Lomba Tulis dan Foto Telkomsel
Telkom Indonesia dan...
Telkom Indonesia dan SINDO Makassar Perpanjang Kerjasama
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved