Ini Harapan Amirul Haj pada Penyelenggaraan Haji 2017
Senin, 21 Agustus 2017 - 09:01 WIB
Ini Harapan Amirul Haj pada Penyelenggaraan Haji 2017
A
A
A
MADINAH - Amirul Haj yang juga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari ini, Minggu (20/8/2017) sore, bertolak ke Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA), Jeddah Arab Saudi. Selaku Amirul Haj, Menag akan memimpin langsung penyelenggaraan ibadah haji jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Lukman berharap proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik, lancar, dan tidak ada kendala. “Semoga kondisi kesehatan dan keamanan jamaah kita tetap terjaga dengan baik. Semoga petugas-petugas haji kita terus semangat penuh keikhlasan dan komitmen tinggi dalam melayani jemaah,” harap Menag di Jakarta, Minggu.
Dia pun berharap, Pemerintah Arasb Saudi makin baik dalam pengaturan perhajian tahun ini. Menurut Lukman, ada tiga misi yang akan diperankan Amirul Hajj.
Pertama, agar koordinasi antarberbagai institusi dalam kepanitiaan ibadah haji Indonesia berjalan baik. Sebab penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional yang melibatkan banyak pihak, antara lain Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, dan kementerian/lembaga negara lainnya.
Kedua, kata Menag, memberikan konsultasi atau masukan-masukan bila muncul persoalan-persoalan di lapangan. Dalam setiap penyelenggaraan haji, sering muncul persoalan-persoalan aktual yang perlu mendapatkan bimbingan dan masukan dari Amirul Hajj.
Persoalan itu bisa terkait masalah keagamaan, seperti manasik haji, atau hal teknis pengorganisasian dalam penyelenggaraan haji. “Di sinilah amirul hajj secara kolektif diharapkan mampu memberikan bimbingan dan konsultasi,” imbuhnya.
Ketiga, melakukan kontrol terhadap petugas agar bekerja on the track. Delegasi Amirul Hajj diharapkan dapat memberikan bimbingan berdasarkan pengawasan yang dilakukan secara internal terhadap prosesi tahapan-tahapan penyelenggaraan ibadah haji.
Berikut ini susunan Amirul Haj pada Penyelenggaran Haji 1438H/2017M:
1. Amirul Haj: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
2. Naib Amirul Haj:
a. Muhammad Musthofa Aqiel (Rais Pengurus Besar Nahdhatul Ulama)
b. Abdul Mu’ti (Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah)
3. Sekretaris: Abdul Djamil (Guru Besar Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang)
4. Anggota:
a. Habib Zaid Bachmid (Kabid Da’wah PP Al Irsyad)
b. Yusnar Yusuf Rangkuti (Ketua Umum PB Al Wasliyah)
c. Mohammad Haris Shodaqoh (Pengasuh Ponpes Al Itqon Semarang)
d. Aly Mas’adi Tasri Marzuqi (Pengasuh Ponpes Darul Hikmah Jawa Timur)
e. Mukhtar Latip (Ketua Bidang Pendidikan Tarbiyah-Perti)
f. Muhammad Asrorun Niam (Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat Jakarta),
g. Oke Setiadi Affendi (Sekjen PB Mathla’ul Anwar)
h. Akmal Taher (Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Pelayanan).
5. Staf Sekretariat:
a. Khoirul Huda Basyir (Kabag Tata Usaha Pimpinan pada Biro Umum Sekjen Kementerian Agama)
b. Anang Kusmawadi (Kabag Perancangan Peraturan Perundang-Udangan dan Naskah Perjanjian Biro Hukum dan KLN Sekjen Kementerian Agama).
Lukman berharap proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik, lancar, dan tidak ada kendala. “Semoga kondisi kesehatan dan keamanan jamaah kita tetap terjaga dengan baik. Semoga petugas-petugas haji kita terus semangat penuh keikhlasan dan komitmen tinggi dalam melayani jemaah,” harap Menag di Jakarta, Minggu.
Dia pun berharap, Pemerintah Arasb Saudi makin baik dalam pengaturan perhajian tahun ini. Menurut Lukman, ada tiga misi yang akan diperankan Amirul Hajj.
Pertama, agar koordinasi antarberbagai institusi dalam kepanitiaan ibadah haji Indonesia berjalan baik. Sebab penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional yang melibatkan banyak pihak, antara lain Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, dan kementerian/lembaga negara lainnya.
Kedua, kata Menag, memberikan konsultasi atau masukan-masukan bila muncul persoalan-persoalan di lapangan. Dalam setiap penyelenggaraan haji, sering muncul persoalan-persoalan aktual yang perlu mendapatkan bimbingan dan masukan dari Amirul Hajj.
Persoalan itu bisa terkait masalah keagamaan, seperti manasik haji, atau hal teknis pengorganisasian dalam penyelenggaraan haji. “Di sinilah amirul hajj secara kolektif diharapkan mampu memberikan bimbingan dan konsultasi,” imbuhnya.
Ketiga, melakukan kontrol terhadap petugas agar bekerja on the track. Delegasi Amirul Hajj diharapkan dapat memberikan bimbingan berdasarkan pengawasan yang dilakukan secara internal terhadap prosesi tahapan-tahapan penyelenggaraan ibadah haji.
Berikut ini susunan Amirul Haj pada Penyelenggaran Haji 1438H/2017M:
1. Amirul Haj: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
2. Naib Amirul Haj:
a. Muhammad Musthofa Aqiel (Rais Pengurus Besar Nahdhatul Ulama)
b. Abdul Mu’ti (Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah)
3. Sekretaris: Abdul Djamil (Guru Besar Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang)
4. Anggota:
a. Habib Zaid Bachmid (Kabid Da’wah PP Al Irsyad)
b. Yusnar Yusuf Rangkuti (Ketua Umum PB Al Wasliyah)
c. Mohammad Haris Shodaqoh (Pengasuh Ponpes Al Itqon Semarang)
d. Aly Mas’adi Tasri Marzuqi (Pengasuh Ponpes Darul Hikmah Jawa Timur)
e. Mukhtar Latip (Ketua Bidang Pendidikan Tarbiyah-Perti)
f. Muhammad Asrorun Niam (Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat Jakarta),
g. Oke Setiadi Affendi (Sekjen PB Mathla’ul Anwar)
h. Akmal Taher (Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Pelayanan).
5. Staf Sekretariat:
a. Khoirul Huda Basyir (Kabag Tata Usaha Pimpinan pada Biro Umum Sekjen Kementerian Agama)
b. Anang Kusmawadi (Kabag Perancangan Peraturan Perundang-Udangan dan Naskah Perjanjian Biro Hukum dan KLN Sekjen Kementerian Agama).
(kri)