KKHI Tidak Akan Tinggalkan 28 Pasien Jamaah Haji di RSAS

Rabu, 16 Agustus 2017 - 20:24 WIB
KKHI Tidak Akan Tinggalkan...
KKHI Tidak Akan Tinggalkan 28 Pasien Jamaah Haji di RSAS
A A A
MADINAH - Tim medis Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah menjamin tidak akan meninggalkan pasien jamaah haji yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). KKHI sendiri menargetkan dapat mengevakuasi semua pasien pada 19 Agustus 2017.

“Kami memang menargetkan 19 Agustus sudah mengevakuasi semua pasien. Tapi bisa diperpanjang menunggu kepastian dari tim medis RSAS terhadap jamaah haji Indonesia yang masih dirawat,” ungkap dr Tia Astriana, Pj Evakuasi dan Dokter Triage KKHI Madinah kepada wartawan di klinik tersebut, Rabu (16/8/2017).

Tia Astriana sendiri mengatakan, pasien yang kondisinya tak transportable, seperti masih mengalami pernafasan sesak berat, ada keluhan yang dianggap bisa mengancam kambuh saat dalam perjalanan, untuk tidak dievakuasi. “Evakuasi harus kondisi stabil dan kekambuhannya tidak terjadi. Pasien harus dapat diyakini sampai ke Mekkah dengan selamat,” tandas dokter RSUD Serang, Banten ini.

Saat ini, di RSAS ada 28 jamaah haji Indonesia yang masih dirawat. Ada yang dalam kondisi terpasang ventilator dan dirawat di ICU. Oleh sebab itu, pihaknya tidak bisa memastikan kapan jamaah bisa dievakuasi.

“Karena kemungkinan pasien yang seperti ini akan tetap dirawat di Madinah dan dibadalhajikan. Tapi untuk kategori bisa dievakuasi kami masih menunggu keputusan RSAS kapan pasien bisa dievakuasi,” ujarnya.

Dikatakannya, ada dua jamaah yang kemungkinan akan dibadalhajikan. Yaitu jamaah dari Kloter 1 Embarkasi Medan (MES 01) yang sejak mendarat di Bandara AMAA Madinah dirujuk ke RSAS. Begitu juga jamaah dari Embarkasi Makassar yang ditabrak mobil.

“Kondisinya sehingga akan dibadalhajikan. Dokter bilang memerlukan waktu recovery lebih dari satu bulan. Tiap hari ada visitasi yang akan menyerahkan progress report pasien,” pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
Berita Terkini
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Menhut Akui Terima Amplop...
Menhut Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Mestinya Laporkan Dugaan Gratifikas
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Irjen Pol Pipit Rismanto Segera Dilantik Jadi Kapolda Jabar
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Infografis
Tentara Israel Menangis...
Tentara Israel Menangis usai Tinggalkan Koridor Netzarim di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved