Pemerintah Arab Saudi Terapkan Kebijakan Baru Terkait Jamaah Haji
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 02:47 WIB
Pemerintah Arab Saudi Terapkan Kebijakan Baru Terkait Jamaah Haji
A
A
A
MEKKAH - Pemerintah Arab Saudi tahun ini menerapkan kebijakan baru pemberangkatan jamaah haji mulai dari hotel hingga ke Mina. Mereka mengklaim, aturan dibuat guna kelancaran, kemudahan, dan keamanan jamaah dalam proses rukun dan wajib haji.
Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi, khususnya Muassasah Asia Tenggara mulai tahun ini memberlakukan aturan baru dalam pemberangkatan jamaah dari hotel.
Kalau tahun sebelumnya jamaah diberangkatkan dari hotel ke Arafah berdasarkan qur’ah atau undian, tahun ini jamaah diberangkatkan berdasarkan lantai hotel tempatnya tinggal.
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Sri Ilham Lubis mengatakan, setelah melakukan rapat koordinasi dengan Muassasah Asia Tenggara dan pimpinan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), disepakati mulai tahun ini secara bertahap jamaah diberangkatkan mulai dari lantai satu terlebih dulu hingga lantai terakhir.
"Mereka diberangkatkan dengan menggunakan lima bus yang telah disediakan pihak Muassasah," kata Sri Ilham Lubis di Mekkah, Jumat (11/8/2017).
Mengenai persiapan di Armina dia mengklaim, hampir rampung dengan 95% tenda-tenda telah berdiri. Untuk fasilitas pendingin, seperti AC, kipas angin serta karpet, sudah disiapkan di gudang Muassasah dan segera dipasang di tenda.
"Listrik dan air juga telah disiapkan. Secara keseluruhan akan selesai pada pekan depan, tepatnya dua minggu sebelum pelaksanaan puncak haji," pungkasnya.
Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi, khususnya Muassasah Asia Tenggara mulai tahun ini memberlakukan aturan baru dalam pemberangkatan jamaah dari hotel.
Kalau tahun sebelumnya jamaah diberangkatkan dari hotel ke Arafah berdasarkan qur’ah atau undian, tahun ini jamaah diberangkatkan berdasarkan lantai hotel tempatnya tinggal.
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Sri Ilham Lubis mengatakan, setelah melakukan rapat koordinasi dengan Muassasah Asia Tenggara dan pimpinan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), disepakati mulai tahun ini secara bertahap jamaah diberangkatkan mulai dari lantai satu terlebih dulu hingga lantai terakhir.
"Mereka diberangkatkan dengan menggunakan lima bus yang telah disediakan pihak Muassasah," kata Sri Ilham Lubis di Mekkah, Jumat (11/8/2017).
Mengenai persiapan di Armina dia mengklaim, hampir rampung dengan 95% tenda-tenda telah berdiri. Untuk fasilitas pendingin, seperti AC, kipas angin serta karpet, sudah disiapkan di gudang Muassasah dan segera dipasang di tenda.
"Listrik dan air juga telah disiapkan. Secara keseluruhan akan selesai pada pekan depan, tepatnya dua minggu sebelum pelaksanaan puncak haji," pungkasnya.
(maf)