Saksi Kunci E-KTP Tewas, KPK Pertimbangkan Kerja Sama dengan FBI

Jum'at, 11 Agustus 2017 - 22:15 WIB
Saksi Kunci E-KTP Tewas,...
Saksi Kunci E-KTP Tewas, KPK Pertimbangkan Kerja Sama dengan FBI
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Los Angeles Police Department (LAPD) dan Federal Bureau of Investigation (FBI).

Kerja sama itu menyikapi kasus kematian Johannes Marliem, salah satu saksi kunci kasus dugaan korupsi ‎proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Amerika Serikat (AS).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi Johannes Marliem meninggal di Los Angeles, AS. Hanya saja kapan dan dari mana informasi tersebut diterima tidak bisa disampaikan Febri.

Menurut dia, informasi tersebut bersifat sangat rahasia. Kematian Marliem dikatakannya sedang ditangani penegak hukum di sana beserta penyebab kematiannya.

"Tadi saya dapat informasi bahwa benar yang bersangkutan atau Johannes Marliem itu sudah meninggal dunia. Tapi kami belum dapat informasi lebih rinci, karena peristiwanya terjadi Amerika ya. Tentu terkait itu (kerja sama dengan penegak hukum di AS-red) untuk saat ini belum. Nanti akan kita pertimbangkan," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/8/2017) malam.

Dia membeberkan, Marliem merupakan salah satu saksi dalam kasus dugaan korupsi pembahasan hingga persetujuan anggaran dan proyek pengadaan pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2011-2012.

Seingat Febri, Marliem pernah diperiksa untuk terdakwa Irman dan Sugiharto saat dua terdakwa masih berstatus tersangka.

Febri menjelaskan, dalam proyek e-KTP Marliem merupakan penyedia produk automated finger print identification sistem (AFIS) merek L1.

Meski Marliem meninggal, KPK menegaskan terus mendalami kasus e-KTP. "Dalam ‎konteks penanganan perkara KTP elektronik, tentu kami punya bukti-bukti yang kuat," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
Rencana Trump untuk...
Rencana Trump untuk Gaza Sama dengan Pembersihan Etnis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved