Laporan Jamaah lewat WhatsApp Center Dituntaskan dalam 30 Menit
Rabu, 09 Agustus 2017 - 18:42 WIB
Laporan Jamaah lewat WhatsApp Center Dituntaskan dalam 30 Menit
A
A
A
MADINAH - Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Ahmad Dumyathi Basori mengklaim, keberadaan Call Center, SMS, dan WhatsApp (WA) Center sangat efektif membantu jamaah haji Indonesia. Call Center menggunakan nomor 9200 1 321, sedangkan SMS dan WA Center nomornya kontaknya adalah 050 35000 17.
Kedua nomor tersebut bisa dihubungi siapapun dengan harapan dapat menjadi media komunikasi antara jamaah dengan petugas bila ada kebutuhan layanan. “Begitu juga bagi orang lain saat mengetahui keberadaan jamaah yang membutuhkan layanan kami. Petugas akan standby (siaga) 24 jam selama musim haji,” ujar Dumyathi di Madinah, Rabu (9/8/2017).
Menurut dia, pengumuman nomor Call Center juga dibuat dalam bentuk stiker dan spanduk yang ditempel di hotel jamaah dan Bus Shalawat. Informasi dari jamaah, nantinya segera diproses oleh tim Call Center dan didistribusikan kepada para temus (tenaga musim) setelah dilakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan.
Proses penyelesaian masalah disinergikan dengan sistim teknologi informasi lainnya, yakni aplikasi Sisko PPIH (Sistem Informasi dan Komunikasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji). Melalui aplikasi ini keberadaan petugas bisa diketahui, sehingga penyelesaian laporan bisa dipercepat.
“Setelah keberadaan petugas dipantau maka digunakan alat komunikasi sejenis walkie talkie (Bravo). Kami exercise (latihan) pada kedatangan pertama. Cepat sekali terselesaikan, bisa setengah jam atau maksimal dua jam. Kalau tanpa monitoring tentu lama,” katanya.
Kedua nomor tersebut bisa dihubungi siapapun dengan harapan dapat menjadi media komunikasi antara jamaah dengan petugas bila ada kebutuhan layanan. “Begitu juga bagi orang lain saat mengetahui keberadaan jamaah yang membutuhkan layanan kami. Petugas akan standby (siaga) 24 jam selama musim haji,” ujar Dumyathi di Madinah, Rabu (9/8/2017).
Menurut dia, pengumuman nomor Call Center juga dibuat dalam bentuk stiker dan spanduk yang ditempel di hotel jamaah dan Bus Shalawat. Informasi dari jamaah, nantinya segera diproses oleh tim Call Center dan didistribusikan kepada para temus (tenaga musim) setelah dilakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan.
Proses penyelesaian masalah disinergikan dengan sistim teknologi informasi lainnya, yakni aplikasi Sisko PPIH (Sistem Informasi dan Komunikasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji). Melalui aplikasi ini keberadaan petugas bisa diketahui, sehingga penyelesaian laporan bisa dipercepat.
“Setelah keberadaan petugas dipantau maka digunakan alat komunikasi sejenis walkie talkie (Bravo). Kami exercise (latihan) pada kedatangan pertama. Cepat sekali terselesaikan, bisa setengah jam atau maksimal dua jam. Kalau tanpa monitoring tentu lama,” katanya.
(kri)