PPP Kubu Djan Faridz Minta KPU Tolak Rekomendasi Kubu Romi

Minggu, 06 Agustus 2017 - 18:11 WIB
PPP Kubu Djan Faridz...
PPP Kubu Djan Faridz Minta KPU Tolak Rekomendasi Kubu Romi
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak rekomendasi terkait Pilkada dari kubu Romahurmuziy (Romi). Sebab, sengketa kepengurusan antara kubu Djan Faridz dengan Romi belum selesai.

“Kami meminta KPU menolak rekomendasi Pilkada dari PPP sebelum adanya ketetapan hukum dinyatakan berkekuatan hukum tetap, atau rekomendasi bisa diakui apabila ditandatangani kedua belah pihak," ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP Sulawesi Selatan kubu Djan Faridz, Irwan Intje, Minggu (6/8/2017).

Hal demikian merupakan salah satu kesepakatan dalam Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Selatan kubu Djan Faridz di Hotel Myko Makassar, Sabtu 7 Agustus 2017 malam.

Dalam rapat yang dihadiri Wakil Ketua DPP PPP Ibnu Hajar dan Wakil Sekretaris Umum Yunus Razak itu, seluruh DPC yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2018 diimbau untuk segera membangun komunikasi kepada setiap kandidat agar dapat diberikan dukungan.

Selain itu, PPP Djan Faridz meminta kepada gubernur, wali kota dan bupati serta ketua DPRD provinsi dan kabupaten kota agar tidak mencairkan dana partai politik dan tidak melakukan proses pergantian antar waktu (PAW) di parlemen.

“Kami di wilayah juga mendesak DPP agar segera mencabut dukungan yang diberikan ke Presiden Jokowi apabila sampai bulan September menteri hukum dan HAM belum menjalankan putusan 504,” kata Irwan.

Lanjut dia, seharusnya DPP PPP sesegera mungkin melakukan komunikasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) serta KPU.

Dia menambahkan, Mendagri Tjahjo Kumolo harus menyampaikan kepada seluruh pemerintah daerah baik gubernur maupun wali kota dan bupati terkait masalah dan keinginan PPP. “Begitu pula menkumham agar segera menjalankan putusan MA 504,” tegas mantan anggota DPRD Sulawesi Selatan ini.
(kri)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved