Dinilai Ada 4 Kelompok di Golkar yang Tetap Dukung Setya Novanto
Jum'at, 28 Juli 2017 - 10:52 WIB
Dinilai Ada 4 Kelompok di Golkar yang Tetap Dukung Setya Novanto
A
A
A
JAKARTA - Inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia menyebut ada empat kelompok yang mendukung Setya Novanto sebagai ketua umum Golkar, meski pria yang akrab disapa Setnov itu sudah berstatus tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut Doli, kelompok pertama disebutnya pendukung yang diduga terindikasi kecipratan dana dari kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).
"Pada saat terjadinya proses awal penganggaran e-KTP, Setya Novanto menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar dan sekaligus juga adalah Ketua F-PG di DPR," ungkap Doli dalam siaran persnya, Jumat (28/7/2017).
Doli menuturkan, dalam struktur DPP atasan bendahara umum itu adalah ketua umum dan wakil ketua umum, kolega kerjanya adalah sekjen dan para ketua. "Kedua, kelompok yang selama ini dekat, hidup, kerja dan menikmati 'jasa baik' Setya Novanto," kata Doli.
(Baca juga: Deklarasikan Gerakan Golkar Bersih, AMPG Usul DPP Golkar Beri Sanksi GMPG)
Kelompok ketiga lanjut Doli, adalah elite atau kader Golkar yang terbuai dengan ucapan Setnov yang yakin bahwa ketua DPR itu akan lolos dari kasusnya, karena merasa diri didukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Berikutnya yang kempat, kata Doli adalah kelompok yang ingin mengambil keuntungan dalam situasi tertekannya Setya novanto.
"Kelompok ini pun terbagi dua, ada yang hanya bermotif ekonomi. Namun yang kedua ada pula yang bermotif politik, yang sudah mempersiapkan agenda kudeta terselubung untuk mengambil alih kepemimpinan DPP," pungkasnya.
Menurut Doli, kelompok pertama disebutnya pendukung yang diduga terindikasi kecipratan dana dari kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).
"Pada saat terjadinya proses awal penganggaran e-KTP, Setya Novanto menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar dan sekaligus juga adalah Ketua F-PG di DPR," ungkap Doli dalam siaran persnya, Jumat (28/7/2017).
Doli menuturkan, dalam struktur DPP atasan bendahara umum itu adalah ketua umum dan wakil ketua umum, kolega kerjanya adalah sekjen dan para ketua. "Kedua, kelompok yang selama ini dekat, hidup, kerja dan menikmati 'jasa baik' Setya Novanto," kata Doli.
(Baca juga: Deklarasikan Gerakan Golkar Bersih, AMPG Usul DPP Golkar Beri Sanksi GMPG)
Kelompok ketiga lanjut Doli, adalah elite atau kader Golkar yang terbuai dengan ucapan Setnov yang yakin bahwa ketua DPR itu akan lolos dari kasusnya, karena merasa diri didukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Berikutnya yang kempat, kata Doli adalah kelompok yang ingin mengambil keuntungan dalam situasi tertekannya Setya novanto.
"Kelompok ini pun terbagi dua, ada yang hanya bermotif ekonomi. Namun yang kedua ada pula yang bermotif politik, yang sudah mempersiapkan agenda kudeta terselubung untuk mengambil alih kepemimpinan DPP," pungkasnya.
(maf)