Lowongan Kerja Minim, TKI Ilegal Marak

Sabtu, 08 Juli 2017 - 12:21 WIB
Lowongan Kerja Minim,...
Lowongan Kerja Minim, TKI Ilegal Marak
A A A
JAKARTA - Banyaknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia karena mahalnya biaya melalui jalur resmi, Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). Selain itu, proses melalui jalur resmi pemerintah juga dinilai lebih lama.

Koordinator Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI) K‎arsiwen mengatakan, penyebab lainnya yang mendorong TKI ilegal di luar negeri karena minimnya lapangan pekerjaaan yang tersedia di Indonesia. Dia menyebutkan, lowongan kerja di Indonesia yang tersedia kebanyakan untuk lulusan SMA ke atas.

"Kalau melalui jalur resmi kan harus membayar biaya penempatan, dan itu dinilai lebih mahal," ujar Karsiwen kepada SINDOnews melalui telepon, Sabtu (8/7/2017). (Baca: TKI Ditangkap Bukti Pemerintah Tak Punya Posisi Tawar dengan Malaysia)

Sekitar 200 TKI ilegal ditangkap Pemerintah Malaysia dalam razia belakangan ini. Razia itu adalah kelanjutan dari implementasi program legalisasi dokumen atau program e-Kad sementara pekerja asing.
(kur)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved