Istana Yakin Presiden Jokowi Tak Intervensi Kasus Kaesang

Kamis, 06 Juli 2017 - 20:09 WIB
Istana Yakin Presiden...
Istana Yakin Presiden Jokowi Tak Intervensi Kasus Kaesang
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menilai laporan terhadap putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep yang dilaporkan kasus dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian merupakan ranah kepolisian.

Menurutnya, jika masalah tersebut tidak ada unsur pidananya, maka harus dihentikan. "Tapi saya kira tidak ada intervensi dari presiden. Presiden sedang sibuk," ujar Teten di kantornya, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Menurut Teten, pihaknya tidak khawatir kasus ini akan memperburuk citra pemerintahan Jokowi. Maka itu, ia menganggap pihak polisi juga harus berani membuka kasus lainnya yang serupa ini.

Dia menilai, penanganan kasus ini bukan karena Kaesang anak presiden. Namun kasus ini akan menelan biaya dari negara. Sementara ia memandang, kasus ini adalah pertengkaran antara orang per orang. Ia mengusulkan bila perlu kasus ini digeser ke wilayah perdata.

"Jangan gunakan institusi negara karena itu dan sehingga saya kira tepatlah. Kalau tidak ada unsur pidana enggak usah diteruskan. Ka‎lau perlu didorang penyelesaian di luar pengadilan," tandasnya.

Kaesang dilaporkan ke polisi atas dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian. Laporan diduga dilakukan Muhammad Hidayat pada 2 Juli 2017. Hidayat melaporkan Kaesang terkait vlog di akun Youtube-nya pada 29 Mei 2017 lalu.

Kaesang Pangarep, putra Presiden Jokowi diketahui pernah menyampaikan pendapatnya melalui Vlog miliknya yang diduga menyinggung pelapor dan sejumlah masyarakat. Video Kaesang yang telah diupload di Yotube itu memberikan pendapat terkait anak-anak yang berteriak bunuh Ahok saat pawai Obor.

Kaesang juga sempat memperlihatkan video yang menggambarkan anak-anak berteriak 'bunuh Ahok' beberapa saat yang kemudian Kaesang melanjutkan ‎komentarnya.
(kri)
Berita Terkait
Sebar Ujaran Kebencian...
Sebar Ujaran Kebencian Terhadap Presiden, Ibu Rumah Tangga di Batam Ditangkap
Meski Menuai Polemik,...
Meski Menuai Polemik, Pemerintah Tak Akan Cabut UU ITE
Soal Revisi UU ITE,...
Soal Revisi UU ITE, Mahfud MD: Jangan Alergi terhadap Perubahan
Konten Berbau SARA,...
Konten Berbau SARA, Dua Akun Media Sosial Dilaporkan ke Polisi
Terjerat Kasus Ujaran...
Terjerat Kasus Ujaran Kebencian, Ruslan Buton Dijerat UU ITE
Dukung MUI terkait UU...
Dukung MUI terkait UU Anti-Kebencian terhadap Agama, Partai Perindo: Untuk Jaga Persatuan
Berita Terkini
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved