Respons PPP Soal Kenaikan Bantuan Dana Parpol

Selasa, 04 Juli 2017 - 14:43 WIB
Respons PPP Soal Kenaikan...
Respons PPP Soal Kenaikan Bantuan Dana Parpol
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersyukur dengan keputusan pemerintah yang menetapkan besaran bantuan dana partai politik (banpol) dari sebelumnya Rp108 persuara menjadi Rp1.000 persuara.

Walaupun, partai berlambang kakbah itu menilai keputusan pemerintah tersebut belum mencukupi kebutuhannya. "PPP mengucapkan Alhamdulillah," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arsul Sani‎, Selasa (3/7/2017).

Yang terpenting kata dia, kenaikan besaran bantuan dana partai politik (parpol) itu perlu diimbangi dengan peningkatan aspek transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana tersebut.

"Alhamdulillah, untuk tahun anggaran 2016 audit BPK tidak menemukan penyimpangan penggunaan dana banpol tingkat pusat PPP. Hanya 3 parpol yang auditnya tidak ada penyimpangan," kata anggota komisi III DPR ini.

(Baca juga: KPU Masih Godok Tahapan Pemilu 2019)

Lebih lanjut Arsul mengatakan, ‎aspek akuntabilitas itu memang menjadi tekad PPP dalam mengelola penggunaan dana banpolnya. "Hanya PPP juga minta aturan tentang agar aktivitas yang bisa dibiayai dengan dana banpol juga perlu diperjelas dan diperluas," ungkapnya.

Dia berpendapat, kenaikan besaran bantuan Parpol itu ‎belum mencukupi operasional PPP. "Karena total untuk PPP berkisar Rp8,2 miliar, kebutuhan kami sekitar Rp40-50an miliar, ‎tapi lumayan ada peningkatan untuk kegiatan pendidikan politik dan perkaderan," ucapnya.

Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajukan anggaran kenaikan untuk parpol yang lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) Rp5.400 persuara. Namun, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hanya menyetujui Rp1.000 persuara.
(maf)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Partai Perindo Tegaskan...
Partai Perindo Tegaskan Politik sebagai Pengabdian, Bukan Perebutan Kekuasaan
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Jadi Caleg Butuh Uang...
Jadi Caleg Butuh Uang Banyak, Prabu Revolusi: Banyak Persepsi yang Salah soal Calon Legislatif
Aiman Witjaksono dan...
Aiman Witjaksono dan Prabu Revolusi Blak-Blakan soal Alasan Terjun ke Politik
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved