Kasus SMS Diduga Strategi Politik untuk Jatuhkan Hary Tanoe
Jum'at, 30 Juni 2017 - 20:08 WIB
Kasus SMS Diduga Strategi Politik untuk Jatuhkan Hary Tanoe
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Selatan, Syarief Hidayatullah mengatakan, kasus yang kini menimpa Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo kental nuansa politik.
Keberadaan Partai Perindo yang semakin besar dinilai Syarief menjadi ancaman bagi lawan-lawan politik. Syarief menuturkan, banyak partai politik merasa terganggu dengan keberadaan Partai Perindo di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
Dengan demikian, kata dia, bermunculan oknum yang ingin menjegal Perindo dengan cara menggunakan lembaga hukum untuk mengkriminalisasi Hary Tanoe.
"Ini adalah politik, politik itu yang mana Perindo sudah menjadi gadis yang paling cantik, sehingga sudah pada gerah. Lawan-lawan politik Pak Hary Tanoe ini sudah gerah karena dia melakukan konsolidasi di seluruh lapisan masyarakat yang jelas-jelas secara faktual sedang membantu masyarakat bawah," ujar Syarif, Jumat (30/6/2017). (Baca juga: Kasus SMS Disinyalir untuk Hadang Langkah Politik HT )
Menyongsong perhelatan Pilpres 2019, kata dia, banyak partai politik besar yang khawatir melihat elektabilitas pria yang akrab disapa Hary Tanoe itu kian melonjak tajam.
Alhasil, kata dia, mereka melakukan berbagai cara untuk menurunkan citra positif dari Hary Tanoe. "Apa pun yang terjadi, lawan politik ini akan membabi buta untuk membredel semuanya," katanya.
Keberadaan Partai Perindo yang semakin besar dinilai Syarief menjadi ancaman bagi lawan-lawan politik. Syarief menuturkan, banyak partai politik merasa terganggu dengan keberadaan Partai Perindo di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
Dengan demikian, kata dia, bermunculan oknum yang ingin menjegal Perindo dengan cara menggunakan lembaga hukum untuk mengkriminalisasi Hary Tanoe.
"Ini adalah politik, politik itu yang mana Perindo sudah menjadi gadis yang paling cantik, sehingga sudah pada gerah. Lawan-lawan politik Pak Hary Tanoe ini sudah gerah karena dia melakukan konsolidasi di seluruh lapisan masyarakat yang jelas-jelas secara faktual sedang membantu masyarakat bawah," ujar Syarif, Jumat (30/6/2017). (Baca juga: Kasus SMS Disinyalir untuk Hadang Langkah Politik HT )
Menyongsong perhelatan Pilpres 2019, kata dia, banyak partai politik besar yang khawatir melihat elektabilitas pria yang akrab disapa Hary Tanoe itu kian melonjak tajam.
Alhasil, kata dia, mereka melakukan berbagai cara untuk menurunkan citra positif dari Hary Tanoe. "Apa pun yang terjadi, lawan politik ini akan membabi buta untuk membredel semuanya," katanya.
(dam)