Kuasa Hukum Ketum Perindo Sebut Kasus SMS Penuh Nuansa Politis
Jum'at, 23 Juni 2017 - 16:32 WIB
Kuasa Hukum Ketum Perindo Sebut Kasus SMS Penuh Nuansa Politis
A
A
A
JAKARTA - Kuasa hukum Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT), Christoporus Taufik menilai, ada nuansa politis yang sangat besar terkait kasus SMS HT kepada kepada Kasubdit Penyidikan Jampidsus Kejagung Yulianto yang dianggap sebuah ancaman.
"Begini memang tidak bisa dilepaskan nuansa politisnya kenapa, karena masalah yang sebenarnya bukan masalah itu bisa digulung sedemikian rupa, orang bebas menafsirkan, tapi aktor-aktor yang aktif di dalam proses ini saya katakan ini nuansa politisnya besar," ucap Christoporus kepada Okezone, Jumat (23/6/2017).
Chris menambahkan, nuansa politisasi ini terjadi dikala Pemilu 2019 yang tak lama lagi digelar, dimana Perindo digadang-gadang menjadi partai politik baru yang siap bertarung dengan parpol yang ada saat ini.
"Saya secara pribadi dan teman-teman melihatnya ada arah kesana (Pemilu 2019), karena ini kan kok tiba-tiba ini menjadi kencang setelah Pilkada DKI, kenapa, kalau Pilkada situasinya lain tentu beda ini (pandangan politiknya)," pungkasnya.
"Begini memang tidak bisa dilepaskan nuansa politisnya kenapa, karena masalah yang sebenarnya bukan masalah itu bisa digulung sedemikian rupa, orang bebas menafsirkan, tapi aktor-aktor yang aktif di dalam proses ini saya katakan ini nuansa politisnya besar," ucap Christoporus kepada Okezone, Jumat (23/6/2017).
Chris menambahkan, nuansa politisasi ini terjadi dikala Pemilu 2019 yang tak lama lagi digelar, dimana Perindo digadang-gadang menjadi partai politik baru yang siap bertarung dengan parpol yang ada saat ini.
"Saya secara pribadi dan teman-teman melihatnya ada arah kesana (Pemilu 2019), karena ini kan kok tiba-tiba ini menjadi kencang setelah Pilkada DKI, kenapa, kalau Pilkada situasinya lain tentu beda ini (pandangan politiknya)," pungkasnya.
(maf)