Fadli Zon Nilai Disebutnya Nama Amien di Kasus Alkes Politisasi

Senin, 05 Juni 2017 - 13:51 WIB
Fadli Zon Nilai Disebutnya...
Fadli Zon Nilai Disebutnya Nama Amien di Kasus Alkes Politisasi
A A A
JAKARTA - Sikap kritis Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais kepada Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)‎ belakangan ini dinilai menjadi penyebab namanya diseret dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) untuk mengantisipasi kejadian luar biasa 2005 pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, bahwa disebutnya nama Amien Rais dalam tuntutan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Alkes itu bernuansa politik.

"Bahwa itu bagian dari politisasi terutama ditargetkan ke mereka yang kritis pemerintah," ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/6/2017).

Dirinya pun berpendapat bahwa KPK saat ini tidak terbebas dari kepentingan politik. "Dan itu kelihatan ketika ada posisi tertentu di dalam pemerintah terhadap orang-orang tertentu, sehingga banyak tidak hanya KPK, tapi aparat penegak hukum yang lain, kalau kita lihat hukum tidak berjalan sehingga lahir yang dinamakan persekusi," papar politikus Partai Gerindra ini.

Kendati demikian, dirinya enggan menduga bahwa ada pihak tertentu yang memesan‎ agar nama Amien Rais ikut disebut dalam tuntutan Jaksa KPK terkait kasus Alkes itu. "Saya tidak mau berprasangka, tapi yang jelas hukum berpihak ke kekuasaan dan hukum menjadi alat kekuasaan," imbuhnya.

Menurut dia, masyarakat pun merasakan hal demikian. Sehingga, menurut Fadli, ‎survei tentang perasaan masyarakat terhadap penegakan hukum oleh jaksa, polisi dan aparat lainnya perlu dilakukan.

Diketahui, Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais disebut menerima transfer dana hingga Rp600 juta dari pengadaan Alkes guna mengantisipasi kejadian luar biasa 2005 pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan.

Hal itu terungkap dalam sidang pembacaan tuntutan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu 31 Mei 2017 malam. Kemudian, Amien Rais pun mengakui bahwa uang Rp600 juta itu dari rekan separtainya, Soetrisno Bachir.
(kri)
Berita Terkait
Tersangka Korupsi Pengadaan...
Tersangka Korupsi Pengadaan Alkes RS Fatimah Rugikan Negara Rp9,3 Miliar
Menristek Minta Kemenkes...
Menristek Minta Kemenkes Permudah Aturan Produksi Alkes
Kasus Korupsi Alkes,...
Kasus Korupsi Alkes, Eks Pejabat Kemenkes Divonis 2 Tahun Penjara
Deloitte Luncurkan Hasil...
Deloitte Luncurkan Hasil Riset Bertajuk Digitising Indonesia's Health Care Sector
DPR Dukung Kemudahan...
DPR Dukung Kemudahan Izin Masuk Alat-Alat Kesehatan
Meneropong Peluang Pasar...
Meneropong Peluang Pasar Industri Alkes, OneMed Agresif Gandeng Mitra Global
Berita Terkini
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved