Dipertimbangkan, Pelibatan TNI dalam Penanganan Kasus Terorisme

Selasa, 30 Mei 2017 - 10:07 WIB
Dipertimbangkan, Pelibatan...
Dipertimbangkan, Pelibatan TNI dalam Penanganan Kasus Terorisme
A A A
JAKARTA - Keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar TNI diberi kewenangan dalam menangani kasus terorisme ditanggapi Anggota Komisi III DPR Muhammad Nasir Djamil.

Nasir berpendapat pelibatan TNI dalam penanganan kasus terorisme patut dipertimbangkan. (Baca Juga: Revisi UU Antiterorisme, Jokowi Minta TNI Diberi Kewenangan )

Anggota Panitia Khusus Revisi Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme ini mengatakan, sejak awal pemerintah telah memberikan perhatian khusus dengan melibatkan TNI dalam penanganan terorisme seperti terlihat dalam Pasal 43B revisi Undang-undang (UU) Antiterorisme.

"Ini masih perdebatan karena peran TNI dikhawatirkan justru menegasikan sistem peradilan pidana yang berjalan selama ini," kata Nasir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/5/2017).

Dia melihat sekian rangkaian kejadian ledakan bom dan aksi teroris yang tidak pernah tuntas diberantas selama ini menunjukan adanya kelemahan Polri, dalam hal ini Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dalam menangani aksi teror di Indonesia.

"Publik mulai jenuh melihat aksi teror yang terus muncul dan tidak terselesaikan, ditambah lagi dengan drama salah tangkap yang kerap dilakukan Densus 88 bahkan kejadian extra judicial killing yang tak pernah bisa dipertanggungjawabkan," kata Nasir.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai penanganan terorisme tidak lagi hanya dilakukan oleh Polri. Apalagi, sambung dia, modus kejahatan dan jaringan teroris terus berkembang dan mengancam keamanan nasional yang akan berimbas pada pertahanan negara ke depan.

"Teror yang dihadapi saat ini bukan tidak mungkin akan berimbas pada pertahanan nasional, apalagi untuk mengungkap sel-sel tidur yang dikhawatirkan Indonesia akan mengalami kejadian seperti yang terjadi di Kota Marawi Filipina sehingga peran intelejen dan TNI perlu dilibatkan," ucapnya.

Dia mengaku telah mempelajari pola penanganan terorisme di beberapa negara, salah satunya Inggris. "Saat tim pansus melakukan kunjungan kerja ke Inggris, kami melihat keterlibatan tentara dalam penanganan terorisme sudah lazim. Namun ini tergantung peningkatan eskalasi ancaman di negara tersebut," katanya.

Menurut dia, selama ini Indonesia belum mempunyai penilaian terhadap tingkatan eskalasi tersebut, misalnya seperti warna merah, kuning, hijau dan biru yang menjadi indikator untuk penanganan bencana. "Bisa jadi TNI dilibatkan pada tingkat eskalasi merah atau kuning, yakni situasi darurat yang mengancam pertahanan negara," ucap Nasir.

Dia berharap, ke depan garis komando keterlibatan TNI terlibat dalam penangan terorisme bisa dilakukan melalu Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) atau dengan memperkuat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Koordinasi BNPT masih lemah, penentuan eskalasi dan keterlibatan TNI bisa ditarik ke atas, yakni Menko Polhukam," katanya.
(dam)
Berita Terkait
BREAKING NEWS, Densus...
BREAKING NEWS, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris di Bekasi
Terkait ISIS, Ini Identitas...
Terkait ISIS, Ini Identitas Lengkap Terduga Teroris di Bekasi
Pria Australia Didakwa...
Pria Australia Didakwa UU Terorisme karena Serukan Pembunuhan Muslim
BNPT dan LPSK Bahas...
BNPT dan LPSK Bahas PP Perlindungan Korban Terorisme
Seorang WNI Jadi Orang...
Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Diadili di Bawah UU Terorisme Baru Filipina
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Berita Terkini
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved