Presiden Jokowi Minta Aksi Saling Hujat Dihentikan

Selasa, 16 Mei 2017 - 17:51 WIB
Presiden Jokowi Minta...
Presiden Jokowi Minta Aksi Saling Hujat Dihentikan
A A A
PALU - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aksi saling hujat dihentikan. Jokowi meminta energi bangsa dialihkan untuk menjaga persatuan.

Presiden Jokowi mengatakan, seluruh elemen bangsa harus menghentikan perbuatan saling menghujat, saling menjelekkan, saling memfitnah, saling menolak, dan saling mendemo. Dia mengingatkan, pentingnya semua elemen bangsa menjaga persatuan, karena kita semua bersaudara.

"Energi kita habis hanya untuk itu, belum lagi antarkita yang saling menghujat, menjelekkan, menfitnah, menolak,” katanya saat Pembukaan Kongres XIX Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Masjid Agung Darussalam Palu, Selasa (16/5/2017).

Jokowi juga mengingatkan, masih ada jalinan persaudaraan di antara kita. Baik yang muslim dan nonmuslim. Untuk para elite, mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar memberikan contoh dan tauladan dengan kata-kata dan kalimat-kalimat yang baik dan santuan, karena itulah karakter bangsa kita.

"Jangan sampai kita kehilangan jati diri dan karakter sebab bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah, santun dan sopan," ucapnya.

Ditegaskan Jokowi, bahwa kita memang berbeda dan beraneka ragam tapi itulah yang menjadi kekuatan Indonesia. Bahwa bangsa ini besar, ada 17.000 pulau, 500 lebih kabupaten kota, 33 provinsi, 714 suku, 1.100 bahasa lokal.

"Bangsa mana seberagam itu. Ini takdir Allah yang diberikan untuk dirawat dan dijaga,” tutur Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini menitip pesan kepada akder PMII agar jangan hanya bermimpi untuk menjadi politisi. Tetapi bermimpilah jadi wiraswasta, karena baru 1,6 % entrepreneur di negara ini, yang normalnya di atas 5%.

Jokowi menambahkan, jadilah pengusaha dengan gagasan-gagasan yang besar, jadilah developer software, aplikasi, animasi, games-games. Negara-negara lain, katanya, sudah melaju dibidang itu dan jauh meninggalkan kita.

Pembukaan Kongres XIX PMII yang dihadiri 6.000 peserta itu dihadiri antara lain oleh Menko PMK Puan Maharani, Menristek Dikti M Nasir, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Gubernur Sulteng Longki Djanggola.
(kri)
Berita Terkait
Harapan Jokowi pada...
Harapan Jokowi pada Forum Kerukunan Umat Beragama
PSI Kecam Aksi Pelecehan...
PSI Kecam Aksi Pelecehan Terhadap Kitab Suci Alquran di Norwegia
Agama Solusi Permasalahan...
Agama Solusi Permasalahan di Dunia
Reformulasi Agama dalam...
Reformulasi Agama dalam Geopolitik Global
Menteri Agama: Kemajemukan...
Menteri Agama: Kemajemukan Harus Senantiasa Dipelihara
Ratusan Orang Muda Lintas...
Ratusan Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan Rawat Toleransi
Berita Terkini
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved