Demi Stabilitas Nasional, Semua Pihak Diminta Hormati Putusan Hukum

Rabu, 10 Mei 2017 - 23:49 WIB
Demi Stabilitas Nasional,...
Demi Stabilitas Nasional, Semua Pihak Diminta Hormati Putusan Hukum
A A A
JAKARTA - Rentetan kejadian di Indonesia selama Pilgub DKI Jakarta 2017 hingga pembubaran ormas Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menimbulkan keprihatinan sejumlah pihak. Terganggunya stabilitas nasional memudahkan masuknya ideologi transnasional ke Indonesia.

Budayawan Romo Franz Magnis Suseno mengingatkan, kondisi ini sangat bahaya. Menurutnya kebanyakan ideologi transnasional itu bertujuan merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Di luar nilai kebangsaan dan agama, bila ada ideologi atau paham yang tidak menghormati NKRI dengan Pancasila dan simbol-simbolnya tidak boleh diberi tempat di Indonesia. Itu sama dengan marxisme dan leninisme," ujar Romo Magnis dalam siaran pers yang diterima SINDOnews dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Rabu (10/5/2017).

Dia juga meminta semua pihak menghormati keputusan hukum terkait perkara penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok. Menurutnya semua pihak harus sabar menunggu aksi hukum lanjutan setelah hakim memvonis Ahok dua tahun penjara. (Baca: Pemerintah Tak Bisa Begitu Saja Bubarkan HTI)

"Tentu saja ini menambah beban dalam kehidupan berbangsa masyarakat Indonesia. Apalagi kasus penistaan yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masih terus panas meski putusan kemarin telah dijatuhkan hakim," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Trump Dituduh Melakukan...
Trump Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual Terhadap Mantan Model
Kronologi Pelecehan...
Kronologi Pelecehan terhadap Jurnalis Perempuan di KRL
Demonstran di Pandeglang...
Demonstran di Pandeglang Diduga Lecehkan Wartawan, Polisi Periksa Saksi
Menag Imbau Panitia...
Menag Imbau Panitia Pengajian Ikut Jaga Keamanan Ulama
Duh, Masih Banyak Saja...
Duh, Masih Banyak Saja Pelecehan Terhadap Pekerja Perempuan
Berita Terkini
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved