DPR Nilai Cara Pemerintah Bubarkan HTI Otoriter

Rabu, 10 Mei 2017 - 02:04 WIB
DPR Nilai Cara Pemerintah...
DPR Nilai Cara Pemerintah Bubarkan HTI Otoriter
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Fadli Zon menyayangkan sikap pemerintah yang sepihak dalam pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Menurutnya, cara pemerintah 'ngawur' dan mengarah pada otoritarianisme baru dengan melanggar prosedur dan aturan yang ada.

"Menurut saya kebijakan pemerintah ini ngawur ya di dalam membubarkan ormas. Ini menuju ototitarianisme baru dan tidak mengindahkan prosedur dan substansi yang ada. Pertama dari sisi prosedur kan ada mekanismenya, ada peringatan 1, 2 dan 3 dan ada upaya persuasi untuk perbaikan bagi ormas tersebut jika ada. Itu baru sisi prosedur," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 9 Mei 2017.

Kemudian, lanjutnya, dari segi substansi, harus dibuktikan di pengadilan bahwa HTI ini telah bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Namun, pemerintah jelas telah melangkahi prosedur itu, sementara jaminan seluruh rakyat untuk berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat dijamin dalam Pasal 28E UD 1945.

"Tidak boleh pemerintah memberangus. Ini zaman sudah berbeda, zaman sudah berubah, zaman sudah era reformasi. Jadi ini kemunduran total dan kengawuran pemerintah," tegas politikus Partai Gerindra ini.

Untuk itu, Fadli mendesak agar pemerintah segera mencabut kebijakannya karena tidak sesuai. Seharusnya pemerintah memberikan peringatan terlebih dahulu dan menggunakan upaya persiasif sebelum pada putusan final. Untuk itu, Fadli akan menerima delegasi HTI guna mendengarkan pengaduan mereka.

"Besok saya akan menerima delegasi HTI ke DPR datang mengadukan ini ke DPR," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Antisipasi Bentrokan,...
Antisipasi Bentrokan, Pos Ormas di Tangerang Dibongkar Paksa
Tampang Empat Anggota...
Tampang Empat Anggota GRIB Jaya Pelaku Perusakan Aset PT KAI di Semarang
Dodi Reza Alex Noerdin...
Dodi Reza Alex Noerdin Hadiri Silaturahmi dengan Ketum Ormas MKGR
Jambore Tuntas Dilaksanakan,...
Jambore Tuntas Dilaksanakan, AMP Lahirkan Kader Pelopor
Sebanyak 150 Ormas Ikut...
Sebanyak 150 Ormas Ikut Jambore Ormas Jabar 2024
Muktamar XXI Mathla’ul...
Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Resmi Dibuka, Menag Tegaskan Pentingnya Peran Organisasi Keagamaan
Berita Terkini
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved