Pemerintah Disarankan Gunakan Cara Persuasif Hadapi HTI

Selasa, 09 Mei 2017 - 21:13 WIB
Pemerintah Disarankan...
Pemerintah Disarankan Gunakan Cara Persuasif Hadapi HTI
A A A
JAKARTA - Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) mengkritik keputusan pemerintah yang akan membubarkan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Ketua Umum PP Hima Persis, Nizar Ahmad Saputra menilai, pengumuman pembubaran HTI tanpa didahului proses hukum mirip dengan gaya rezim Order Baru.

Dia mengatakan, seharusnya lebih mengutamakan langkah persuasif terhadap HTI. "Pernyataan (Menko Polhukam) sangat tidak berlandaskan hukum dan tidak demokratis dalam memberikan ruang kebebasan masyarakat," kata Nizar dalam keterangan persnya, Selasa (9/5/2017).

Nizar menengarai rencana pembubaran HTI oleh pemerintah berkaitan dengan kasus penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Melalui isu pembubaran HTI, kata dia, pemerintah ingin mengalihkan perhatian masyarakat dari persidangan "pamungkas" perkara Ahok yang digelar siang tadi.

"Hima Persis memandang pembubaran ini bernilai politis, khususnya terhadap kasus Ahok. Untuk itu, masyarakat Indonesia, khususnya kaum muslimin diimbau untuk terus memantau putusan sidang kasus Ahok dan tidak terlalu serius menanggapi pernyataan Wiranto," tutur Nizar.

Nizar menyesalkan sikap pemerintah yang menggunakan kekuasaan ketimbang proses hukum. Padahal HTI adalah organisasi berbadan hukum.

"Ini bisa menjadi preseden buruk bagi masa depan negara. Indonesia adalah negara hukum. Oleh karena itu, hukum harus dijadikan panglima," ucap Nizar.
(dam)
Berita Terkait
Antisipasi Bentrokan,...
Antisipasi Bentrokan, Pos Ormas di Tangerang Dibongkar Paksa
Tampang Empat Anggota...
Tampang Empat Anggota GRIB Jaya Pelaku Perusakan Aset PT KAI di Semarang
Dodi Reza Alex Noerdin...
Dodi Reza Alex Noerdin Hadiri Silaturahmi dengan Ketum Ormas MKGR
Sebanyak 150 Ormas Ikut...
Sebanyak 150 Ormas Ikut Jambore Ormas Jabar 2024
Jambore Tuntas Dilaksanakan,...
Jambore Tuntas Dilaksanakan, AMP Lahirkan Kader Pelopor
Muktamar XXI Mathla’ul...
Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Resmi Dibuka, Menag Tegaskan Pentingnya Peran Organisasi Keagamaan
Berita Terkini
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved