Ormas HTI Dibubarkan, PBNU: Itu Langkah Tepat!

Senin, 08 Mei 2017 - 16:57 WIB
Ormas HTI Dibubarkan,...
Ormas HTI Dibubarkan, PBNU: Itu Langkah Tepat!
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi langkah pemerintah yang akan membubarkan organisasi kemasyarakatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Itu langkah yang tepat karena HTI terbukti merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan hendak mengganti Pancasila dengan khilafah," kata Ketua PBNU Robikin Emhas menirukan komentar KH Said Aqil ketika mendengar pemerintah membubarkan HTI, dalam siaran persnya kepada SINDOnews, Senin (8/5/2017).

Menurut dia, HTI merupakan organisasi yang jelas bertentangan dengan ideologi Negara Indonesia, yaitu Pancasila. Oleh karena itu, lanjut dia, organisasi apapun yang berusaha mengganti Pancasila hendaknya dilarang dan dibubarkan. (Baca Juga: Pemerintah Bubarkan Hizbut Tahrir Indonesia )

Untuk itu, kata dia, PBNU menyampaikan terima kasih dan mendukung penuh kebijakan tersebut. Dia berharap para aktivis dan simpatisan HTI dikelola dan dibina agar tidak menjadi liar dan tidak melakukan tindakan-tindakan radikal.

"Harus ada pencerahan dan pemahaman tentang sejarah Indonesia, kiprah ulama-ulama dalam merebut dan menjaga kemerdekaan, termasuk mengapa pendiri negara memilih konsep negara bangsa (nation-state), bukan negara Islam atau negara suku. Sejarahnya panjang," tutur Robikin.

Dia berharap umat Islam Indonesia tidak perlu lagi mengotak-atik dasar negara, Pancasila. "Kita tinggal menerima dari leluhur kita, tinggal kita isi dengan semangat untuk mewujudkan kesejahteraan umum dan keadilan sosial,” ucap Robikin.

Dengan langkah tegas pemerintah, kata dia, Indonesia akan tetap utuh dan bersatu, tidak terpecah belah seperti Soviet, Yugoslavia, Afganistan, atau negara-negara Arab lainnya.
(dam)
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Muhammadiyah Ucapkan...
Muhammadiyah Ucapkan Selamat Harlah 1 Abad NU
Sejarah Nahdlatul Ulama,...
Sejarah Nahdlatul Ulama, Lahir dari Pergulatan Pemikiran Para Kiai
PBNU Luncurkan Lagu...
PBNU Luncurkan Lagu Satu Abad NU Berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban
Soal Muktamar Ke-34...
Soal Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama, Kiai Sepuh Serahkan ke Rais Aam
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
Manfaat Minum Cuka Apel...
Manfaat Minum Cuka Apel Tiap Hari, Segini Dosis yang Tepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved