Biasa Tangkap Teroris, Polisi Dinilai Mampu Ungkap Peneror Novel
Jum'at, 14 April 2017 - 17:27 WIB
Biasa Tangkap Teroris, Polisi Dinilai Mampu Ungkap Peneror Novel
A
A
A
JAKARTA - Aksi mendesak agar kepolisian segera menangkap pelaku penyiram air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bermunculan.
Tidak cuma di Jakarta, aksi juga dilakukan berbagai kalangan di berbagai daerah. Tidak hanya meminta menangkap pelaku, polisi juga didesak mengungkap dalang penyerangan terhadap Novel. (Baca Juga: Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Otak di Balik Penyerangan Novel Baswedan )
Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni berkeyakinan kepolisian mampu untuk menangkap pelaku penyerangan terhadap Novel.
"Selama ini Polri sudah terbukti membongkar berbagai kasus terorisme dan kriminalitas dengan cepat, terakhir kasus penyekapan di Pulomas," kata Sya'roni kepada SINDOnews, Jumat (14/4/2017).
Oleh karena itu, dia berharap kepolisian bergerak cepat membongkar kasus ini untuk siapa pelaku teror. "Mudah-mudahan kasus ini juga bisa dibongkar dengan cepat," tandas Sya'roni.
Terkait permintaan pegawai KPK kepada Presiden Joko Widodo untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) kasus teror terhadap Novel, Sya'roni menilai permintaan itu wajar.
"Permintaan pegawai KPK soal pembentukan TPF kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan dapat dimaklumi agar kasus tersebut dapat dibongkar secara tuntas," tuturnya. (Baca Juga: Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Peneror Novel Baswedan )
Menurut dia, usulan tersebut harus disikapi Polri dengan cepat membongkar kasus tersebut.
"Permintaan tersebut harus memacu Polri jika lembaganya mampu membongkar kasus tersebut dan sekaligus menepis keraguan dari para pegawai KPK, untuk itu Polri harus bergerak cepat," katanya.
Tidak cuma di Jakarta, aksi juga dilakukan berbagai kalangan di berbagai daerah. Tidak hanya meminta menangkap pelaku, polisi juga didesak mengungkap dalang penyerangan terhadap Novel. (Baca Juga: Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Otak di Balik Penyerangan Novel Baswedan )
Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni berkeyakinan kepolisian mampu untuk menangkap pelaku penyerangan terhadap Novel.
"Selama ini Polri sudah terbukti membongkar berbagai kasus terorisme dan kriminalitas dengan cepat, terakhir kasus penyekapan di Pulomas," kata Sya'roni kepada SINDOnews, Jumat (14/4/2017).
Oleh karena itu, dia berharap kepolisian bergerak cepat membongkar kasus ini untuk siapa pelaku teror. "Mudah-mudahan kasus ini juga bisa dibongkar dengan cepat," tandas Sya'roni.
Terkait permintaan pegawai KPK kepada Presiden Joko Widodo untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) kasus teror terhadap Novel, Sya'roni menilai permintaan itu wajar.
"Permintaan pegawai KPK soal pembentukan TPF kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan dapat dimaklumi agar kasus tersebut dapat dibongkar secara tuntas," tuturnya. (Baca Juga: Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Peneror Novel Baswedan )
Menurut dia, usulan tersebut harus disikapi Polri dengan cepat membongkar kasus tersebut.
"Permintaan tersebut harus memacu Polri jika lembaganya mampu membongkar kasus tersebut dan sekaligus menepis keraguan dari para pegawai KPK, untuk itu Polri harus bergerak cepat," katanya.
(dam)