Nota Protes DPR Soal Cekal Setnov Dinilai Bentuk Intimidasi Politik

Kamis, 13 April 2017 - 09:09 WIB
Nota Protes DPR Soal...
Nota Protes DPR Soal Cekal Setnov Dinilai Bentuk Intimidasi Politik
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dinilai tidak perlu reaktif dalam menyikapi pencekalan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua DPR, Setya Novanto. Sebaiknya, lembaga tersebut mengajukan surat nota protes terhadap pencekalan pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar itu.

‎"Hormatilah hukum yang ada, tak perlu pandang bulu demi memenuhi rasa keadilan publik‎," ujar Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno saat dihubungi SINDOnews, Kamis (13/4/2017).

Adi menilai, surat pencekalan terhadap pria yang biasa disapa Setnov itu wajar dikeluarkan oleh lembaga seperti KPK atau lembaga penegak hukum lainnya, sebagai strategi antisipasi yang diatur dalam Undang-undang.

Menurutnya, surat pencekalan biasa dikeluarkan lembaga antikorupsi kepada anggota DPR dan sejumlah pihak yang disebut-sebut ada kaitannya dengan penyelidikan sebuah perkara. Maka itu, dia mempertanyakan sikap DPR tersebut.

"Nota protes ini adalah bentuk intimidasi politik terhadap proses penyelidikan kasus e-KTP yang merugikan negara mencapai Rp2 triliun‎," tuturnya. (Baca: Jokowi Belum Terima Nota Protes Pencegahan Setnov dari DPR)

Adi berharap, DPR tetap menghormati dan menghargai proses hukum yang dilakukan KPK, tanpa mempertontonkan arogansi kekuasaan‎nya sebagai representasi perwakilan rakyat. "DPR ternyata tak mau berbenah, selalu saja ada upaya untuk melemahkan KPK‎," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved