Sempat Lambaikan Tangan, Novel Baswedan Dipindahkan ke Singapura
Rabu, 12 April 2017 - 10:46 WIB
Sempat Lambaikan Tangan, Novel Baswedan Dipindahkan ke Singapura
A
A
A
JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sekitar pukul 09.30 WIB meninggalkan Rumah Sakit Mata Jakarta Eye Center, Jalan Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat. Novel Baswedan akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Singapura.
Berdasarkan pantauan SINDONews di lokasi, Novel Baswedan ke luar menggunakan kursi roda. Novel Baswedan dibantu pihak keluarga menuju mobil ambulans.
"Tolong rekan-rekan ya, nanti kami terlambat, pesawat setengah 11," ujar salah satu keluarga Novel Baswedan sambil tergesa-gesa di Rumah Sakit Eye Center, Jakarta, Rabu (12/4/2017).
Sementara Novel Baswedan meskipun tidak bedaya untuk menyapa wartawan karena wajahnya terluka, namun sempat melambaikan tangan ke arah wartawan. Pada kesempatan itu, Novel Baswedan sempat mendapat pesan dari istrinya.
"Hati-hati ya," ujar Istri Novel Baswedan, Emilda sambil menangis. (Baca: Novel Baswedan Dipindah ke Jakarta Eye Center)
Novel Baswedan terpaksa harus menjalani perawatan karena wajahnya disiram air keras oleh dua orang tidak dikenal. Penyiraman air keras itu terjadi bakda salat
subuh.
Berdasarkan pantauan SINDONews di lokasi, Novel Baswedan ke luar menggunakan kursi roda. Novel Baswedan dibantu pihak keluarga menuju mobil ambulans.
"Tolong rekan-rekan ya, nanti kami terlambat, pesawat setengah 11," ujar salah satu keluarga Novel Baswedan sambil tergesa-gesa di Rumah Sakit Eye Center, Jakarta, Rabu (12/4/2017).
Sementara Novel Baswedan meskipun tidak bedaya untuk menyapa wartawan karena wajahnya terluka, namun sempat melambaikan tangan ke arah wartawan. Pada kesempatan itu, Novel Baswedan sempat mendapat pesan dari istrinya.
"Hati-hati ya," ujar Istri Novel Baswedan, Emilda sambil menangis. (Baca: Novel Baswedan Dipindah ke Jakarta Eye Center)
Novel Baswedan terpaksa harus menjalani perawatan karena wajahnya disiram air keras oleh dua orang tidak dikenal. Penyiraman air keras itu terjadi bakda salat
subuh.
(kur)