Pemilih Demokrat Yogyakarta Kecewa Ambar Diganti Roy Suryo di DPR
Jum'at, 07 April 2017 - 20:58 WIB
Pemilih Demokrat Yogyakarta Kecewa Ambar Diganti Roy Suryo di DPR
A
A
A
YOGYAKARTA - Pemilih Partai Demokrat di Yogyakarta merasa kecewa dengan proses pergantian antarwaktu (PAW) Ambar Tjahyono. Ambar digantikan Roy Suryo yang sudah dilantik sebagai Anggota DPR pada Kamis, 6 April 2017.
Purwanto Putro, Ketua PAC Partai Demokrat Nanggulan, Kulonprogo mengaku kecewa dengan proses PAW ini. Sebelum di-PAW, jajaran partai mulai dari PAC, DPC, dan DPD sudah mengirim surat ke DPP agar tidak dilakukan PAW.
"Surat resmi dari daerah tidak mendapat jawaban dan terabaikan begitu saja. Saya sebagai bagian dari struktur Partai Demokrat juga kecewa," kata Purwanto, Jumat (7/4/2017).
Mereka juga meminta agar nama baik Ambar Tjahyono dipulihkan, mengingat yang bersangkutan sudah berjasa dalam membesarkan partai. Purwanto menyayangkan langkah DPP yang memecat Ambar secara tidak hormat.
"Padahal, Pak Ambar sudah berjasa dalam membesarkan partai. Pak Ambar juga rajin menyerap aspirasi dan memfasilitasi pemberian bantuan pemerintah, khususnya mitra kerja komisi VI DPR tempat Ambar bertugas," tandasnya.
Bahkan kata dia, dua bulan lalu dalam kondisi Ambar masih sakit, dia datang ke pelosok di Kulonprogo memberikan bantuan. Purwanto meminta agar Ambar tidak dipecat dari partai.
"Sudah berjasa untuk partai kok dipecat. Kami minta agar nama baik Pak Ambar dipulihkan. Kata dipecat itu tidak enak didengar, apalagi orangnya sudah berjasa," katanya.
(Baca juga: Jadi Anggota DPR, Roy Suryo Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi)
Konstituen bawah juga kecewa dengan sikap DPP yang mengganti Ambar sebagai wakil rakyat. Mereka khawatir, peran dan manfaat yang diberikan Ambar tidak dilakukan oleh penggantinya.
"Pak Ambar aktif beri pelatihan dan pendampingan agar masyarakat bisa lebih mandiri, memiliki usaha meski kecil-kecilan untuk meningkatkan kesejahteran warga," kata Supriyati, warga Nglipar, Gunungkidul.
Begitu juga dari kelompok tani "Tani Makmur" Kulonprogo Supriyanto mengatakan, para petani di Kulonprogo merasa manfaat besar atas peran Ambar. Selama 2015-2016 banyak langkah Ambar yang bisa dirasakan petani seperti memfasiliitasi pemberian pompa air, traktor, alat perontok panen dan lainnya.
"Sekarang hampir setiap dusun memiliki traktor untuk menunjang pertanian. Itu karena peran Pak Ambar yang memfasilitasi kami mendapatkan bantuan dari pemerintah," katanya.
Dia tidak yakin pengganti Ambar di DPR perannya lebih baik dalam menyerap aspirasi. Meski demikian, dia berharap agar pengganti Ambar lebih baik dalam meneruskan pengabdian pada masyarakat yang diamanahkan oleh Demokrat.
Purwanto Putro, Ketua PAC Partai Demokrat Nanggulan, Kulonprogo mengaku kecewa dengan proses PAW ini. Sebelum di-PAW, jajaran partai mulai dari PAC, DPC, dan DPD sudah mengirim surat ke DPP agar tidak dilakukan PAW.
"Surat resmi dari daerah tidak mendapat jawaban dan terabaikan begitu saja. Saya sebagai bagian dari struktur Partai Demokrat juga kecewa," kata Purwanto, Jumat (7/4/2017).
Mereka juga meminta agar nama baik Ambar Tjahyono dipulihkan, mengingat yang bersangkutan sudah berjasa dalam membesarkan partai. Purwanto menyayangkan langkah DPP yang memecat Ambar secara tidak hormat.
"Padahal, Pak Ambar sudah berjasa dalam membesarkan partai. Pak Ambar juga rajin menyerap aspirasi dan memfasilitasi pemberian bantuan pemerintah, khususnya mitra kerja komisi VI DPR tempat Ambar bertugas," tandasnya.
Bahkan kata dia, dua bulan lalu dalam kondisi Ambar masih sakit, dia datang ke pelosok di Kulonprogo memberikan bantuan. Purwanto meminta agar Ambar tidak dipecat dari partai.
"Sudah berjasa untuk partai kok dipecat. Kami minta agar nama baik Pak Ambar dipulihkan. Kata dipecat itu tidak enak didengar, apalagi orangnya sudah berjasa," katanya.
(Baca juga: Jadi Anggota DPR, Roy Suryo Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi)
Konstituen bawah juga kecewa dengan sikap DPP yang mengganti Ambar sebagai wakil rakyat. Mereka khawatir, peran dan manfaat yang diberikan Ambar tidak dilakukan oleh penggantinya.
"Pak Ambar aktif beri pelatihan dan pendampingan agar masyarakat bisa lebih mandiri, memiliki usaha meski kecil-kecilan untuk meningkatkan kesejahteran warga," kata Supriyati, warga Nglipar, Gunungkidul.
Begitu juga dari kelompok tani "Tani Makmur" Kulonprogo Supriyanto mengatakan, para petani di Kulonprogo merasa manfaat besar atas peran Ambar. Selama 2015-2016 banyak langkah Ambar yang bisa dirasakan petani seperti memfasiliitasi pemberian pompa air, traktor, alat perontok panen dan lainnya.
"Sekarang hampir setiap dusun memiliki traktor untuk menunjang pertanian. Itu karena peran Pak Ambar yang memfasilitasi kami mendapatkan bantuan dari pemerintah," katanya.
Dia tidak yakin pengganti Ambar di DPR perannya lebih baik dalam menyerap aspirasi. Meski demikian, dia berharap agar pengganti Ambar lebih baik dalam meneruskan pengabdian pada masyarakat yang diamanahkan oleh Demokrat.
(maf)