Kartini Perindo Prihatin Ancaman Pelecehan Seksual Anak Kian Marak

Sabtu, 25 Maret 2017 - 02:03 WIB
Kartini Perindo Prihatin...
Kartini Perindo Prihatin Ancaman Pelecehan Seksual Anak Kian Marak
A A A
JAKARTA - Tindak kejahatan seksual yang menargetkan anak di bawah umur (Pedofil) semakin masif menghantui masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki anak usia prapuber atau sebelum usia 13 tahun.

Seperti diketahui, baru-baru ini terungkap adanya para pedofil yang terbukti melakukan kekerasan seksual pada anak di grup Facebook Loly Candy's.

Wakil Ketua Umum Kartini Perindo, Ratih Purnamasari Gunaevy mengatakan, maraknya kejahatan seksual pada anak harus disikapi dengan kewaspadaan yang baik. “Harus ada upaya membentengi diri untuk anak-anak kita,” ujarnya di Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Menurutnya, pengawasan orang tua terhadap keseharian anak sangat diperlukan. “Di era saat ini tidak dipungkiri anak-anak pun sudah mengenal sosial media (sosmed), nah itu perlu diawasi,” ucap Ratih.

Masih kata Ratih, keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama bagi anak. Tidak sedikit yang berpikiran sempit atas pendidikan seks untuk anak. “Masih saja ada yang menganggap tabu padahal pendidikan seks itu penting, untuk memberikan pemahaman kepada anak sejak dini,” timpalnya.

“Misalkan dengan memperkenalkan area mana yang tidak boleh disentuh orang lain,” imbuh Ratih mencontohkan.

Pelecehan seksual pada anak menjadi salah satu tindak kejahatan yang harus ditindak tegas. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyatakan aturan pada UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang pemberian hukuman yang keras terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

Ratih menambahkan, hukuman bagi pelaku pelecehan seksual anak memang masih menjadi perdebatan antara hukuman mati, penjara seumur hidup atau kebiri.

“Karena pedofil ini semacam ‘penyakit’ gangguan psikis, maka selain opsi yang sedang diperdebatkan, ada baiknya menerapkan rehabilitasi bagi pelaku yang menitikberatkan pada kontrol perilaku dan konseling,” terangnya.
(kri)
Berita Terkait
Kemen PPPA Apresiasi...
Kemen PPPA Apresiasi Militansi RPA Partai Perindo Perjuangkan Perlindungan Perempuan dan Anak
Pentingnya Perlindungan...
Pentingnya Perlindungan terhadap Anak, RPA Perindo Ajak Orang Tua Ciptakan Suasana Nyaman
RPA Partai Perindo Gelar...
RPA Partai Perindo Gelar Konsolidasi di Sulut, Ini yang Dibahas
Komitmen RPA Perindo...
Komitmen RPA Perindo Beri Pendampingan Hukum Gratis ke Perempuan dan Anak, Begini Caranya
Partai Perindo Kawal...
Partai Perindo Kawal Kasus Pencabulan Anak di Tulungagung, Desak Polisi Tangkap Pelaku
Hari Anak Nasional 2025,...
Hari Anak Nasional 2025, Puspadaya Perindo Soroti Pentingnya Perlindungan Hak Anak dari Kekerasan
Berita Terkini
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved