Bersama Rombongan Penyidik, Andi Narogong Tiba di Gedung KPK
Kamis, 23 Maret 2017 - 22:34 WIB
Bersama Rombongan Penyidik, Andi Narogong Tiba di Gedung KPK
A
A
A
JAKARTA - Lima mobil rombongan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangkap Andi Agustinus alias Andi Narogong tiba di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/3/2017) malam.
Rombongan penyidik dipimpin oleh Novel Baswedan. Narogong berada di mobil pertama bersama Novel dan tiga penyidik lainnya. (Baca Juga: Alasan KPK Tangkap Andi Narogong )
KPK pada siang tadi mengumumkan penetapan pengusaha Andi Narogong menjadi tersangka kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
Saat turun mobil, Narogong terlihat mengenakan kemeja biru mudah bergaris krem dengan dibalut jaket berwarna biru gelap. Narogong yang dicecar berbagaiā pertanyaan oleh wartawan tidak memberikan komentar apapun.
Dia hanya tertunduk berjalan memasuki gedung. Beberapa penyidik lainnya menurunkan tiga koper dan beberapa tas berisi barang bukti hasil penggeledahan. Novel Baswedan memastikan, Narogong ditangkap di rumahnya.
"Ditangkap di rumahnya di Jakarta Selatan saat kita geledah," ujar Novel yang jalan terpisah dengan Narogong saat keluar dari mobil.
Rombongan penyidik dipimpin oleh Novel Baswedan. Narogong berada di mobil pertama bersama Novel dan tiga penyidik lainnya. (Baca Juga: Alasan KPK Tangkap Andi Narogong )
KPK pada siang tadi mengumumkan penetapan pengusaha Andi Narogong menjadi tersangka kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
Saat turun mobil, Narogong terlihat mengenakan kemeja biru mudah bergaris krem dengan dibalut jaket berwarna biru gelap. Narogong yang dicecar berbagaiā pertanyaan oleh wartawan tidak memberikan komentar apapun.
Dia hanya tertunduk berjalan memasuki gedung. Beberapa penyidik lainnya menurunkan tiga koper dan beberapa tas berisi barang bukti hasil penggeledahan. Novel Baswedan memastikan, Narogong ditangkap di rumahnya.
"Ditangkap di rumahnya di Jakarta Selatan saat kita geledah," ujar Novel yang jalan terpisah dengan Narogong saat keluar dari mobil.
(dam)