Eks Sekjen Kemendagri Ungkap Sejumlah Pertemuan Bahas E-KTP
Kamis, 16 Maret 2017 - 21:11 WIB
Eks Sekjen Kemendagri Ungkap Sejumlah Pertemuan Bahas E-KTP
A
A
A
JAKARTA - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Diah Anggraini membeberkan sejumlah pertemuan membahas proyek pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012.
Diah menuturkan, sebuah pertemuan pernah dilakukan saat pagi buta di Hotel Grand Melia, Jakarta. Dalam pertemuan di Grand Melia itu, hadir sejumlah pihak yang berkepentingan meloloskan anggaran proyek pengadaan e-KTP di DPR.
Di antaranya yakni, Setya Novanto (Setnov), Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman, dan Sugiharto. Diah mengatakan, dalam pertemuan itu Setnov mengatakan, proyek e-KTP adalah proyek strategis nasional yang harus dijaga bersama.
"Pertemuan jam 6 pagi. Di sana Pak Setya Novanto juga tergesa-gesa," kata Diah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2017).
Pertemuan lainnya terjadi di Restoran Peacock, Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Hadir dalam pertemuah itu, Irman, Sugiharto, Chairuman Harahap, dan Johannes Marliem.
Marliem merupakan pemilik perusahaan provider produk Automated Fingerprint Identification System (AFIS) merek L-1 yang akan digunakan dalam proyek e-KTP. Pertemuan dilakukan di Restoran Peacock, bertepatan dengan acara yang digelar Irman.
"Waktu banyak, staf saudara Irman. Kami diundang makan malam di Peacock karena ada acara Pak Irman. Di sana ada perkenalan Johannes Marliem sebagai pemilik perusahaan L-1," ucap Diah.
Diah menuturkan, sebuah pertemuan pernah dilakukan saat pagi buta di Hotel Grand Melia, Jakarta. Dalam pertemuan di Grand Melia itu, hadir sejumlah pihak yang berkepentingan meloloskan anggaran proyek pengadaan e-KTP di DPR.
Di antaranya yakni, Setya Novanto (Setnov), Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman, dan Sugiharto. Diah mengatakan, dalam pertemuan itu Setnov mengatakan, proyek e-KTP adalah proyek strategis nasional yang harus dijaga bersama.
"Pertemuan jam 6 pagi. Di sana Pak Setya Novanto juga tergesa-gesa," kata Diah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2017).
Pertemuan lainnya terjadi di Restoran Peacock, Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Hadir dalam pertemuah itu, Irman, Sugiharto, Chairuman Harahap, dan Johannes Marliem.
Marliem merupakan pemilik perusahaan provider produk Automated Fingerprint Identification System (AFIS) merek L-1 yang akan digunakan dalam proyek e-KTP. Pertemuan dilakukan di Restoran Peacock, bertepatan dengan acara yang digelar Irman.
"Waktu banyak, staf saudara Irman. Kami diundang makan malam di Peacock karena ada acara Pak Irman. Di sana ada perkenalan Johannes Marliem sebagai pemilik perusahaan L-1," ucap Diah.
(maf)