Demokrat Minta Kadernya Mundur Jika Terlibat Perkara E-KTP
Senin, 13 Maret 2017 - 13:11 WIB
Demokrat Minta Kadernya Mundur Jika Terlibat Perkara E-KTP
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrat akan bersikap tegas terhadap anggotanya di DPR yang terlibat perkara dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Sikap tegas untuk membuktikan komitmen Partai Demokrat dalam memerangi persoalan korupsi.
Wakil Ketua Dewan Pembina partai Demokrat, Agus Hermanto mengatakan, sikap tegas akan ditempuh partainya jika secara hukum terbukti anggotanya terlibat dalam perkara tersebut. Menurutnya, Partai Demokrat tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
"Bahwa apabila memang tersangkut masalah korupsi kemudian memang sudah diangkat dan sudah dibuktikan tentunya harus mengundurkan diri. Itu sudah merupakan integritas dari Partai Demokrat," tegas Agus di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/3/2017).
Menurutnya kader Partai Demokrat yang disebut-sebut terlibat dalam perkara pengadaan e-KTP sudah dimintai klarifikasi. Maka itu, dirinya yakin kadernya tidak terlibat dalam perkara yang merugikan negara hingga triliunan rupiah itu. (Baca: Demokrat Yakin 100% Anggotanya Tak Terlibat Kasus Korupsi E-KTP)
"Tentunya sudah (dimintai klarifikasi-red) dan saya juga termasuk dalam DPP Partai Demokrat. Saya yakini bahwa partai Demokrat tidak sama sekali terkait dengan penyelewengan," ucapnya.
Wakil Ketua Dewan Pembina partai Demokrat, Agus Hermanto mengatakan, sikap tegas akan ditempuh partainya jika secara hukum terbukti anggotanya terlibat dalam perkara tersebut. Menurutnya, Partai Demokrat tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
"Bahwa apabila memang tersangkut masalah korupsi kemudian memang sudah diangkat dan sudah dibuktikan tentunya harus mengundurkan diri. Itu sudah merupakan integritas dari Partai Demokrat," tegas Agus di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/3/2017).
Menurutnya kader Partai Demokrat yang disebut-sebut terlibat dalam perkara pengadaan e-KTP sudah dimintai klarifikasi. Maka itu, dirinya yakin kadernya tidak terlibat dalam perkara yang merugikan negara hingga triliunan rupiah itu. (Baca: Demokrat Yakin 100% Anggotanya Tak Terlibat Kasus Korupsi E-KTP)
"Tentunya sudah (dimintai klarifikasi-red) dan saya juga termasuk dalam DPP Partai Demokrat. Saya yakini bahwa partai Demokrat tidak sama sekali terkait dengan penyelewengan," ucapnya.
(kur)