Dalami Kasus Patrialis Akbar, KPK Geledah Kantor Bea Cukai

Senin, 06 Maret 2017 - 12:38 WIB
Dalami Kasus Patrialis...
Dalami Kasus Patrialis Akbar, KPK Geledah Kantor Bea Cukai
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bea Cukai Pusat di Rawamangun, Jakarta Timur. Penggeledahan ini sebagai pendalaman kasus yang melibatkan mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah ketika dikonfirmasi tidak menjelaskan detail dokumen apa saja yang dibutuhkan KPK dalam penggeledahan tersebut. Namun, dia mengakui penggeledahan sedang berlangsung.

"Siang ini KPK lakukan penggeledahan di Kantor Bea Cukai Pusat di Rawamangun terkait penyidikan kasus indikasi suap terhadap Hakim MK, PAK (Patrialis Akbar)," ujar Febri, Jakarta, Senin (6/3/2017).

Patrialis Akbar diduga menerima suap dari Basuki Hariman sebanyak 20.000 USD dan 200.000 USG untuk memenangkan gugatan penanganan uji materi Undang-undang Nomor 14 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. (Baca: Patrialis Akbar Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka)

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan empat orang tersangka yaitu Patrialis Akbar, Basuki Hariman, Kamaludin dan NG Fenny.
(kur)
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved