Kunjungan Raja Salman Beri Sinyal Positif bagi Politik Global
Kamis, 02 Maret 2017 - 10:29 WIB
Kunjungan Raja Salman Beri Sinyal Positif bagi Politik Global
A
A
A
JAKARTA - Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud ke Indonesia dinilai sebagai angin segar di tengah berbagai pergolakan politik hingga krisis di tingkat global dan kawasan.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, di dunia akhir-akhir ini tengah terjadi dinamisasi karena faktor krisis energi. Sementara itu di Timur Tengah, terjadi pergolakan politik serta konflik bersenjata yang melibatkan ISIS.
Taufik juga menyebutkan dinamisasi politik yang terjadi di Amerika Serikat terkait terpilihnya Donald Trump selaku kepala negara adidaya. Dinamisasi lainnya, lanjut Taufik, terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).
Dia menilai, melalui kunjungan kenegaraan selama sembilan hari ke Indonesia, Raja Salman ingin menyampaikan salam persaudaraan terhadap salah satu mitra strategisnya di kawasan Asia Tenggara, yakni Indonesia.
"Kunjungan ini menjadi sangat penting manakala kondisi global saat ini sedang terjadi dinamisasi," ucap Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2017).
Taufik menambahkan, kunjungan Raja Salman semakin spesial mengingat Indonesia merupakan salah satu negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Menurutnya, kunjungan ini tak hanya bersifat formal, melainkan juga mengeratkan hubungan emosional.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap, kunjungan Raja Salman bisa memberikan sinyal positif bagi kedua negara. "Hubungan Indonesia dan Saudi dekat sejak lama. Sebagai salah satu kekuatan ekonomi di Timur Tengah, semoga kunjungan ini menjadi penyeimbang di Timur (Asia) dan Middle East," ucap Taufik.
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, di dunia akhir-akhir ini tengah terjadi dinamisasi karena faktor krisis energi. Sementara itu di Timur Tengah, terjadi pergolakan politik serta konflik bersenjata yang melibatkan ISIS.
Taufik juga menyebutkan dinamisasi politik yang terjadi di Amerika Serikat terkait terpilihnya Donald Trump selaku kepala negara adidaya. Dinamisasi lainnya, lanjut Taufik, terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).
Dia menilai, melalui kunjungan kenegaraan selama sembilan hari ke Indonesia, Raja Salman ingin menyampaikan salam persaudaraan terhadap salah satu mitra strategisnya di kawasan Asia Tenggara, yakni Indonesia.
"Kunjungan ini menjadi sangat penting manakala kondisi global saat ini sedang terjadi dinamisasi," ucap Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2017).
Taufik menambahkan, kunjungan Raja Salman semakin spesial mengingat Indonesia merupakan salah satu negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Menurutnya, kunjungan ini tak hanya bersifat formal, melainkan juga mengeratkan hubungan emosional.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap, kunjungan Raja Salman bisa memberikan sinyal positif bagi kedua negara. "Hubungan Indonesia dan Saudi dekat sejak lama. Sebagai salah satu kekuatan ekonomi di Timur Tengah, semoga kunjungan ini menjadi penyeimbang di Timur (Asia) dan Middle East," ucap Taufik.
(kri)