Keluarga Jamaah Haji Korban Crane Roboh Tagih Janji Raja Salman

Senin, 27 Februari 2017 - 09:59 WIB
Keluarga Jamaah Haji...
Keluarga Jamaah Haji Korban Crane Roboh Tagih Janji Raja Salman
A A A
BEKASI - Pemerintah tengah dihebohkan mempersiapkan pengamanan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud ke Indonesia yang sesuai jadwal pada 1-3 Maret 2017 mendatang. Namun, ada sebersit harapan dari keluarga korban crane jatuh di Masjidil Haram, yang sudah terjadi hampir dua tahun lalu.

Dengan kedatangan Raja Salman itu, keluarga korban crane pun memanfaatkan momen ini untuk menagih janji uang santunan yang dijanjikan Pemerintah Arab Saudi.

Pasalnya, hingga saat ini janji yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi, kepada keluarga korban crane jatuh itu belum sama sekali diterima oleh pihak keluarganya, salah satunya keluarga korban adalah Zaenab (75) ibu kandung, dari jamaah Ferry Mualidin (36) yang merupakan korban tewas dalam peristiwa tragis tersebut.

"Iya belum ada sampai sekarang kami terima uang yang dijanjikan oleh Pemerintah Arab Saudi," ujar Zaenab saat ditemui di rumahnya, Jalan Kahuripan Blok E3/40 No 15 RT 07/06B, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin (27/2/2017) pagi ini.

Dan di saat Raja Salman yang direncanakan datang ke Indonesia nanti, Zaenab pun langsung berharap dengan kejelasan uang santunan yang dijanjikan Pemerintah Arab Saudi tersebut. "Iya mudah-mudahan ini jadi momen kami mendapatkan kejelasannya," ucapnya.

Demi harapannya itu pula, diapun meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk mengingatkan janji yang dinyatakan oleh Pemerintah Arab Saudi soal uang santunan itu kepada keluarga. "Iya kami harap Pemerintah Indonesia bisa mengingatkan janji itu kepada Raja Salman," ungkapnya.

Seperti diketahui, peristiwa tragis jatuhnya crane di Masjidil Haram, Makkah, sejumlah jamaah haji asal Indonesia menjadi korban tewas, dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

Pasca kejadian itu pula, Pemerintah Arab Saudi pun mengeluarkan keputusan bakal memberikan uang santunan, dan juga jatah dua kursi haji kepada keluarga korbannya.

Adapun uang santunannya kala itu, pemerintah Arab Saudi menjanjikan, bagi korban meninggal dunia akan diberikan uang sebesar 1 juta riyal atau Rp3,8 miliar, sementara untuk cacat fisik tetap sebesar 500.000 riyal atau Rp1,9 miliar.
(kri)
Berita Terkait
Saudi Mulai Terima Jamaah...
Saudi Mulai Terima Jamaah Umrah dari Luar Negeri
KJRI Akan Bertemu Kementerian...
KJRI Akan Bertemu Kementerian Haji Saudi Bahas Pelaksanaan Umrah 1442 H
Arab Saudi Akan Melarang...
Arab Saudi Akan Melarang Haji bagi Jamaah dari Luar Negeri
Keselamatan Jemaah Harga...
Keselamatan Jemaah Harga Mati, Bukti Negara Hadir Kawal Pasien Umrah Hingga ke Tanah Air
Arab Saudi Buka Kembali...
Arab Saudi Buka Kembali Umrah untuk Jamaah RI, Kemenlu-Kemenag Siapkan Teknis Pelaksanaan
Jamaah Umrah yang Tak...
Jamaah Umrah yang Tak Memenuhi Syarat Kesehatan Wajib Karantina 5 Hari
Berita Terkini
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Infografis
Karier Militer Mayjen...
Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Istimewa Raja Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved