Sindiran Pedas Adian Napitupulu ke SBY

Selasa, 07 Februari 2017 - 17:21 WIB
Sindiran Pedas Adian...
Sindiran Pedas Adian Napitupulu ke SBY
A A A
JAKARTA - Respons Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas aksi demonstrasi mahasiswa di kediamannya, di kawasan Jakarta Selatan, disindir politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adian Yunus Yusak Napitupulu.

Adian Napitupulu mengatakan, mahasiswa adalah generasi muda intelektual yang mampu berpikir dan bergerak sendiri. Sehingga dia meminta agar jangan pernah meremehkan mahasiwa dengan menuding kegiatannya didalangi, ditunggangi, dan sebagainya.

"Apalagi menunggangi sebuah pertemuan besar yang diikuti sekitar 3.000 mahasiswa dari 500 kampus di 25 provinsi sebagaimana disebut dalam rilis mahasiswa yang tersebar di sosial media," ujar Adian dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews, Selasa (7/2/2017).

Menurut Adian, tidak ada yang sanggup termasuk dirinya, untuk menggerakan kekuatan intelektual muda sebesar itu. Kata dia, hanya keprihatinan, kebesaran jiwa dan hati nurani mahasiswa yang sanggup membuat mahasiswa datang dari berbagai kota, membelah samudera dan melintasi gunung.

Adian menambahkan, semangat yang sama dengan berbagai sejarah perubahan di seluruh belahan dunia yang dipelopori mahasiswa dan kaum muda.

Dia mengaku tidak melihat ada yang salah dalam pertemuan mahasiswa maupun hasil pertemuannya sebagaimana ditulis dalam pernyataan sikap yang tersebar luas melalui broadcast dan sosmed lainnya.

Seperti menolak isu SARA, meminta agar pelajaran Pancasila dilakukan di sekolah-sekolah, melawan organisasi yang ingin mengubah Pancasila dan pemberantasan korupsi.
"Aneh bagi saya, jika ada mantan Presiden yang marah dengan aksi yang didasari tuntutan itu," katanya.

Diakuinya, seharusnya semua mantan presiden, semua jenderal, semua aparatur negara dan seluruh masyarakat mendukung sikap mahasiswa.

"Saran saya, kalau mau komentar ya komentarlah tentang dugaan adanya makar, jangan komentari aksi yang justru ingin menjaga keutuhan NKRI dan menjaga Pancasila sebagai ideologi negara," ujar anggota DPR dari Fraksi PDIP ini.

Dia juga berpendapat, dalam pernyataan sikap mahasiswa itu tidak ada satupun menyebut nama orang ataupun organisasi atau partai politik. "Dengan demikian aneh bagi saya jika ada yang merasa tersinggung sementara namanya tidak disebutkan," ungkapnya.

Adian juga mengaju tidak tahu bagaimana mahasiswa memutuskan untuk aksi di mega kuningan, tepatnya di dekat Kedubes Qatar. "Bila kita lihat lokasi aksinya maka aksi itu tidak tepat di depan rumah SBY, karena masih ada jarak pandang sekitar 50-an meter," paparnya.

Dia menambahkan, ada pihak-pihak yang menuding bahwa mobil Terano yang membawa nasi bungkus adalah mobil miliknya. "Mobil saya juga Terano tapi Plat Mobil saya bukan B 2124 ZO tetapi plat Mobil Solo yaitu AD 1 AN," ungkapnya.

Sehingga, dia menyarankan agar tidak perlu membuang waktu mencari siapa pemilik mobil, siapa yang masak nasi, siapa yang bungkus, karena mengirimkan nasi untuk Aksi yang tidak bertujuan makar bukanlah kejahatan.

"Baiknya SBY tidak perlu takut dan mengecam Mahasiswa yang hanya bermodalkan spanduk dan pengeras suara dengan tuntutan yang 1.000% masuk diakal," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved