Ahok Enggan Tanggapi Nasihat JK Soal Pemimpin Jangan Sering Minta Maaf
Senin, 06 Februari 2017 - 19:47 WIB
Ahok Enggan Tanggapi Nasihat JK Soal Pemimpin Jangan Sering Minta Maaf
A
A
A
JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki T Purnama (Ahok) enggan mengomentari pesan atau nasihat yang disampaikan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK).
Saat berbincang dengan wartawan di Kantor Wapres, JK berpesan sebagai pemimpin jangan terlalu sering minta maaf, karena itu berarti membuat masalah. Mendengar hal itu Ahok hanya menjawab singkat.
"Biarin sajalah. Saya enggak mau komentar, panjang nanti kalau aku komentar," kata Ahok seusai blusukan di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/2/2017).
Sebelumnya, JK menanggapi polemik yang terjadi antara Ahok dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin.
"Saya ingin katakan begini, seorang pemimpin itu jangan terpaksa terlalu sering minta maaf. Karena terlalu sering minta maaf berarti membikin kesalahan," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat 3 Februari 2017.
"Kenapa pemimpin membikin kesalahan yang sama? Dengan kejadian kemarin coba, sudah beberapa kali Ahok terpaksa minta maaf? Berarti dia tidak hati-hati, bisa buat kesalahan," imbuh JK.
JK menyarankan, agar Ahok menjaga sikap dan perilaku. Kesalahan yang dibuat pimpinan, seperti kepala daerah, akan menjadi bumerang.
"Jadi jangan seperti itulah, pemimpin. Kita ini minta maaf, pejabat publik ya mungkin minta maaf ke publik ya, mungkin berapa tahun sekali. Jangan setiap bulan minta maaf ke publik atas hal yang sama. Berarti hati-hatilah," tutur JK.
Saat berbincang dengan wartawan di Kantor Wapres, JK berpesan sebagai pemimpin jangan terlalu sering minta maaf, karena itu berarti membuat masalah. Mendengar hal itu Ahok hanya menjawab singkat.
"Biarin sajalah. Saya enggak mau komentar, panjang nanti kalau aku komentar," kata Ahok seusai blusukan di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/2/2017).
Sebelumnya, JK menanggapi polemik yang terjadi antara Ahok dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin.
"Saya ingin katakan begini, seorang pemimpin itu jangan terpaksa terlalu sering minta maaf. Karena terlalu sering minta maaf berarti membikin kesalahan," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat 3 Februari 2017.
"Kenapa pemimpin membikin kesalahan yang sama? Dengan kejadian kemarin coba, sudah beberapa kali Ahok terpaksa minta maaf? Berarti dia tidak hati-hati, bisa buat kesalahan," imbuh JK.
JK menyarankan, agar Ahok menjaga sikap dan perilaku. Kesalahan yang dibuat pimpinan, seperti kepala daerah, akan menjadi bumerang.
"Jadi jangan seperti itulah, pemimpin. Kita ini minta maaf, pejabat publik ya mungkin minta maaf ke publik ya, mungkin berapa tahun sekali. Jangan setiap bulan minta maaf ke publik atas hal yang sama. Berarti hati-hatilah," tutur JK.
(maf)