Jokowi Disarankan Bertemu SBY Agar Tak Saling Curiga
Rabu, 01 Februari 2017 - 19:15 WIB
Jokowi Disarankan Bertemu SBY Agar Tak Saling Curiga
A
A
A
JAKARTA - Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan dirinya. Pertemuan ini perlu dilakukan terkait polemik pernyataan tim hukum Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok.
Harapan SBY ini mendapat respons positif dari ahli hukum pidana Romli Atmasasmita. Menurutnya, klarifikasi langsung Jokowi kepada SBY mengenai komunikasi melalui telepon yang diungkap tim hukum Ahok agar tidak ada saling curiga di antara keduanya.
"Pernyataan Pak SBY saya setuju agar Presiden (Jokowi-red) berikan klarifikasi secara langsung dengan beliau," ujar Romli dalam akun Twitter @rajasundawiwaha, Rabu (1/2/2017).
Sebelumnya SBY menegaskan tidak ingin ada sikap saling curiga atau menyimpan praduga. Namun, kata SBY ada beberapa orang yang mencegah Jokowi untuk bertemu dirinya.
"Beliau ingin bertemu saya, tapi dilarang oleh dua-tiga orang di sekeliling beliau," kata SBY dalam konferensi persnya di Wisma Proklamasi, Jakarta. (Baca: SBY: Ada yang Larang Jokowi Bertemu Saya)
Tim hukum Ahok dalam persidangan perkara penistaan agama mengungkapkan ada percakapan melalui telepon antara SBY dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ma'ruf Amin.
Harapan SBY ini mendapat respons positif dari ahli hukum pidana Romli Atmasasmita. Menurutnya, klarifikasi langsung Jokowi kepada SBY mengenai komunikasi melalui telepon yang diungkap tim hukum Ahok agar tidak ada saling curiga di antara keduanya.
"Pernyataan Pak SBY saya setuju agar Presiden (Jokowi-red) berikan klarifikasi secara langsung dengan beliau," ujar Romli dalam akun Twitter @rajasundawiwaha, Rabu (1/2/2017).
Sebelumnya SBY menegaskan tidak ingin ada sikap saling curiga atau menyimpan praduga. Namun, kata SBY ada beberapa orang yang mencegah Jokowi untuk bertemu dirinya.
"Beliau ingin bertemu saya, tapi dilarang oleh dua-tiga orang di sekeliling beliau," kata SBY dalam konferensi persnya di Wisma Proklamasi, Jakarta. (Baca: SBY: Ada yang Larang Jokowi Bertemu Saya)
Tim hukum Ahok dalam persidangan perkara penistaan agama mengungkapkan ada percakapan melalui telepon antara SBY dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ma'ruf Amin.
(kur)