GP Ansor DKI Pertanyakan Asal Usul Sadapan Ketua MUI dengan SBY
Rabu, 01 Februari 2017 - 14:34 WIB
GP Ansor DKI Pertanyakan Asal Usul Sadapan Ketua MUI dengan SBY
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor DKI Jakarta mempertanyakan klaim penyadapan dari penasihat hukum terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait percakapan Ketua MUI KH Ma'ruf Amin dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Karena, yang mempunyai kewenangan untuk menyadap adalah lembaga penegak hukum.
"Silakan saja mereka mau lapor, bilang Pak Kiai (Ma'ruf Amin) berbohong. Satu hal yang perlu diingat, apa yang dibilang penasihat hukum Ahok yang dibilang percakapan Pak Kiai dan SBY disadap, bahwa itu ada UU (undang-undang) penyadapan. Itu tidak mudah," kata Ketua Hubungan Antar Lembaga PW GP Ansor DKI Jakarta, Redim Okto Fudin saat dihubungi SINDOnews, Rabu (1/2/2017).
Tidak hanya itu, Redim meminta kuasa hukum Ahok membuktikan soal rekaman sadapan telepon tersebut. (Baca: Tim Hukum Ahok Dinilai Langgar UU Terkait Penyadapan Ilegal)
"Dari mana tim Ahok tahu (soal sadapan)? Mereka yang mainkan baru lempar ke kita. Kalau mau cari panggung jangan begitulah Ahok dan pengacaranya," katanya.
Menurut dia, Ahok harus memperbaiki sikapnya. Karena, pemimpin itu harus menjadi contoh yang baik. (Baca: Buntut Klaim Ahok Punya Rekaman Ma'ruf-SBY, DPR Akan Panggil BIN)
"Elektabilitas turun baru mau menempel di NU. Tunggu dulu bos, bukan begitu caranya. Main cantiklah" tuturnya.
"Silakan saja mereka mau lapor, bilang Pak Kiai (Ma'ruf Amin) berbohong. Satu hal yang perlu diingat, apa yang dibilang penasihat hukum Ahok yang dibilang percakapan Pak Kiai dan SBY disadap, bahwa itu ada UU (undang-undang) penyadapan. Itu tidak mudah," kata Ketua Hubungan Antar Lembaga PW GP Ansor DKI Jakarta, Redim Okto Fudin saat dihubungi SINDOnews, Rabu (1/2/2017).
Tidak hanya itu, Redim meminta kuasa hukum Ahok membuktikan soal rekaman sadapan telepon tersebut. (Baca: Tim Hukum Ahok Dinilai Langgar UU Terkait Penyadapan Ilegal)
"Dari mana tim Ahok tahu (soal sadapan)? Mereka yang mainkan baru lempar ke kita. Kalau mau cari panggung jangan begitulah Ahok dan pengacaranya," katanya.
Menurut dia, Ahok harus memperbaiki sikapnya. Karena, pemimpin itu harus menjadi contoh yang baik. (Baca: Buntut Klaim Ahok Punya Rekaman Ma'ruf-SBY, DPR Akan Panggil BIN)
"Elektabilitas turun baru mau menempel di NU. Tunggu dulu bos, bukan begitu caranya. Main cantiklah" tuturnya.
(mhd)