Soal Pasar Bebas, Indonesia Harus Ambil Pelajaran dari AS

Kamis, 26 Januari 2017 - 02:56 WIB
Soal Pasar Bebas, Indonesia...
Soal Pasar Bebas, Indonesia Harus Ambil Pelajaran dari AS
A A A
BANDUNG - Indonesia dinilai perlu bercermin kepada Amerika Serikat (AS) terkait penerapan pasar bebas. Negara adidaya itu bertekad untuk melakukan proteksi dari pasar bebas

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) usai bersilaturahmi dengan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) di Bandung, Jawa Barat, Rabu 25 Januari 2017.

“Presiden AS Donald Trump menegaskan pasar bebas bukan pilihan baik. AS yang sangat maju kembali ke proteksi, kita harus bercermin,” katanya.

Trump juga meminta pabrik-pabrik perusahaan AS yang berada di luar negeri untuk pulang agar tercipta lapangan kerja. Menurut HT, hal tersebut bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia.

Di Indonesia, lanjut dia, mayoritas masyarakat belum siap dari segi kemampuan finansial dan pendidikan untuk bersaing di pasar bebas.

Akibat penerapan pasar bebas di Indonesia yang terlalu terburu-buru, kata HT, terjadi kesenjangan sosial antara kota besar dan daerah, pendidikan daerah tertinggal, begitu pula kesempatan kerja di daerah terbatas.

“Permasalahan struktural kita kesenjangan sosial, pendidikan tertinggal dan kurang lapangan kerja,” lanjutnya.

Ekonomi bertumbuh sebesar 5% namun pertumbuhan tersebut sekitar dua pertiga ditopang oleh konsumsi, bukan hal produktif.

Sementara konsumsi tidak menciptakan lapangan kerja. Di sisi lain pertumbuhan penduduk sangat pesat, bertambah sekitar 5 juta orang setiap dua tahun.

HT mengatakan, permasalahan struktural di Indonesia tersebut harus dibenahi. Pasar bebas dinilainya tidak tepat untuk Indonesia sebab masyoritas masyarakat belum siap.

Menurut dia, Indonesia membutuhkan kehadiran negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, mempercepat pendidikan dan meningkatkan terciptanya lapangan pekerjaaan agar Indonesia bisa segera menjadi negara maju.
(dam)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved