Kepala Staf TNI AD Ancam Coret Rekanan Nakal

Selasa, 24 Januari 2017 - 20:44 WIB
Kepala Staf TNI AD Ancam...
Kepala Staf TNI AD Ancam Coret Rekanan Nakal
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengancam mencoret rekanan penyedia barang dan jasa yang tidak memenuhi kewajibannya sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani.

"Saya coret, saya ganti. Itu kan tidak betul namanya. Itukan menciderai kesepakatan," kata Mulyono saat acara penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa TNI AD Tahun Anggaran 2017 di Mabes AD, Jalan Veteran, Jakarta, Selasa (24/01/2017).

Mulyono mengingatkan seluruh rekanan untuk mematuhi dan memenuhi kesepakatan kontrak serta mengerjakan proyek pembangunan sesuai ketentuan.

"Saya harapkan tolong penyedia barang dan jasa betul-betul menaati aturan-aturan kontrak. Saya tidak akan menoleransi apabila ada yang di luar dari apa yang kita sepakati," tegasnya.

Mantan Pangkostrad ini mengaku, pernah memiliki pengalaman kurang baik dari rekanan yang tidak menyelesaikan kewajibannya dengan baik.

Akibat itu, kata dia, TNI AD mendapat penilaian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan predikat wajar dengan pengecualian (WDP). "Saya tidak ingin ditegur lagi oleh BPK," katanya.

Ahgar kasus tersebut tidak terulang maka pihaknya akan melibatkan seluruh jajaran termasuk komandan satuan untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan kualitas pengerjaan.

"Kalau pengerjaan jelek, saya perintahkan dibongkar kembali. Saya sudah perintahkan pengawasan itu dimulai dari awal, Kalau bangunan sudah jadi begini, besi ukuran 10 mm diganti 3 mm kita tidak tahu. Ujung-ujungnya bangunan dipakai setahun roboh," katanya.

Mulyono berharap seluruh rekanan tetap konsisten dan mematuhi aturan dalam kontrak yang telah disepakati. Apalagi, kata dia, rekanan yang terlibat kerja sama ini sudah berlangsung lama.

"Saya tahun ini adalah tahun seleksi rekanan. Yang jelek yang tidak bekerja, yang tidak bisa memenuhi kebutuhan mohon maaf saya akan coret," ucapnya.

Dia menyebutkan, pada tahun ini TNI AD menerima anggaran untuk bidang logistik sebesar Rp6,5 triliun dengan 1.458 kegiatan pengadaan barang dan jasa.

Dari jumlah tersebut, kata Mulyono, sebanyak Rp1,6 triliun atau 25,5% dari total anggaran tersebut digunakan untuk 164 kontrak pengadaan dan jasa.
(dam)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved