Penyebab Data TKA Versi Imigrasi dan Kemenaker Berbeda

Kamis, 19 Januari 2017 - 17:44 WIB
Penyebab Data TKA Versi...
Penyebab Data TKA Versi Imigrasi dan Kemenaker Berbeda
A A A
JAKARTA - ‎Tidak sinkronnya data tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia yang dimiliki Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) ‎dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menjadi polemik. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat membantah bahwa jumlah TKA asal China di Indonesia mencapai sekitar 10-20 juta orang.

Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Ronny Franky Sompie mengatakan, bahwa Kemenaker yang memiliki data TKA di Indonesia. Sedangkan data yang dimiliki Imigrasi, kata Ronny, adalah data perlintasan, data pemberian izin tinggal terbatas pelayanan terhadap TKA beserta keluarganya.

"‎Jadi berbeda ketika dia berbicara izin tinggal. Izin tinggal terbatas itu bisa diberikan frekuensinya satu orang, bisa dapat dua, bisa tiga orang," ujar Ronny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Dia menjelaskan, tiap tenaga negara asing‎ wajib mengantongi izin tinggal terbatas setiap tiga bulan. "Kalau satu tahun, dia bekerja tiga bulan, tiga bulan, tiga bulan. Kan dia harus izin lagi, izin lagi, izin lagi, ah gitu," kata dia.

Mantan kepala Divisi Humas Polri ini menambahkan, Kemenaker menghitung jumlah orang asing yang bekerja di Indonesia, bukan menghitung jumlah izinnya.

‎"Nah kalau di Imigrasi datanya itu data pemberian izin, kan beda. Pemberian izin tinggal terbatas. Kalau di sana (Kemenaker) kan yang dihitung bukan INTA (Izin tenaga kerja asing) nya, tapi jumlah orang tenaga kerja, itu yang menyebabkan beda. Ngerti ya," pungkas mantan Kapolda Bali ini.
(kri)
Berita Terkait
Kerap Bikin Onar, 16...
Kerap Bikin Onar, 16 WNA di Cengkareng Ditangkap!
Tampang Pelaku Penusukan...
Tampang Pelaku Penusukan WNA China di Cengkareng ketika Diborgol
Warga Asing Silakan...
Warga Asing Silakan Masuk Indonesia, Ini Kriterianya
Bikin Onar, 620 WNA...
Bikin Onar, 620 WNA Diusir dari Indonesia
Wow! 280.000 Wisatawan...
Wow! 280.000 Wisatawan Asing Datang ke Bali Rayakan Pergantian Tahun
Tak Miliki Paspor, 3...
Tak Miliki Paspor, 3 WNA Asal Korea Diamankan Imigrasi Kerinci Saat di Hotel
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved