Pemerintah Diminta Tak Gadaikan Kedaulatan Demi Investasi

Kamis, 12 Januari 2017 - 22:29 WIB
Pemerintah Diminta Tak...
Pemerintah Diminta Tak Gadaikan Kedaulatan Demi Investasi
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah memberikan hak pengelolaan pulau kepada negara asing dikritik Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Dia mengatakan, sebagai negara maritim, pemanfaatan pulau-pulau kecil harus memperhatikan fungsi pertahanan, keamanan, dan kedaulatan negara Republik Indonesia.

Bahkan, lanjut Fadli, untuk pulau-pulau kecil terluar, sesuai PP Nomor 62 Tahun 2010 disebut jika pemanfaatan pulau-pulau kecil terluar hanya bisa dilakukan untuk tiga kepentingan, yaitu pertahanan dan keamanan, kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.

β€œItu sebabnya pemanfaatan pulau-pulau kecil dan perairan di sekitarnya, sesuai undang-undang, hanya bisa diberikan kepada orang perseorangan warga negara Indonesia (WNI), badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia, atau masyarakat adat,” ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2017).

Diakui Fadli, Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil membuka kemungkinan pemanfaatan pulau bagi orang asing.

Namun demikian, Fadli menilai klausul tersebut tidak sinkron dengan pasal-pasal lainnya. Sementara itu, hingga kini aturan turunannya juga tak pernah jelas.

"Pasal itu harusnya dianggap sebagai kelemahan yang perlu segera direvisi, dan bukannya malah dieksploitasi oleh pemerintah,” kata Fadli.

Lebih lanjut, kata politikus Gerindra ini, pemanfaatan pulau oleh orang asing secara perorangan adalah hal yang aneh. Negara-negara seperti Jepang, China, atau Denmark, kata Fadli, tak pernah mengizinkan investor asing mengelola pulau mereka.

Kalaupun investor asing diberi ruang, lanjut Fadli, izin itu hanya boleh diberikan kepada badan hukum, dengan catatan, tak boleh bersifat ekslusif di mana satu investor diizinkan menguasai satu pulau.

Karenanya, Fadli mendorong adanya revisi terhadap Undang-undang tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, agar tidak ada lagi celah bagi kebijakan atau gagasan yang bisa menghina harga diri bangsa.

"Jangan karena demi investasi kita kemudian jadi gampang saja menggadaikan kedaulatan,” tegas Fadli.
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved