Merasa Dicatut, Alasan Hendropriyono Laporkan Penulis Jokowi Undercover

Selasa, 10 Januari 2017 - 17:09 WIB
Merasa Dicatut, Alasan...
Merasa Dicatut, Alasan Hendropriyono Laporkan Penulis Jokowi Undercover
A A A
JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono mengakui menjadi salah satu pihak yang melaporkan Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

"Iya, saya melaporkan," kata Hendro usai‎ menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-44 PDI-P, di Jakarta Covention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Hendro mengaku laporan itu dibuat setelah ada pihak yang lebih dulu melaporkan ‎Bambang. Alasannya melaporkan Bambang karena namanya dicatut dalam isi buku tersebut. Hendro tidak diterima disebut melindungi "identitas" Jokowi sebagai keturunan PKI.

‎"Ya karena saya tidak merasa. Yang dia (Bambang) bilang melindungi, bagaimana cara melindungi," ujarnya. (Baca juga: Penyebar Buku Jokowi Undercover Bisa Jadi Tersangka)

Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) itu melaporkan Bambang karena telah melakukan pencemaran nama baik.

Dia mengakui pada era demokrasi, kebebasan berpendapat tidak dilarang, namun harus dilakukan melalui cara-cara benar dan bertanggung jawab.

"Negeri kita negara hukum. Saya kan orangtua, sudah 72 tahun. Kalian yang mewarisi negeri ini, dan sudah sekarang, kan tidak mau kalau orang seenaknya saja dimaki-maki, dijelek-jeleki, difitnah. Enggak bisa dong," katanya.

Bambang Tri Mulyono telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik melalui buku yang ditulisnya berjudul Jokowi Undercover.

Bambang juga telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. (Rakhmat)
(dam)
Berita Terkait
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Sidang Dugaan Pencemaran...
Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Andrew Darwis, 2 Saksi Mengaku Tidak Mengetahui
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Diduga Cemarkan Nama...
Diduga Cemarkan Nama Baik, Kader PAN Bekasi Laporkan Koleganya
Penyidik Polres Depok...
Penyidik Polres Depok Serahkan Ketua PKB Depok ke Kejaksaan
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved