KPK Sinyalir Praktik Suap Promosi Jabatan Terjadi di Banyak Daerah

Sabtu, 31 Desember 2016 - 17:33 WIB
KPK Sinyalir Praktik...
KPK Sinyalir Praktik Suap Promosi Jabatan Terjadi di Banyak Daerah
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga kasus suap terkait promosi dan mutasi jabatan tidak hanya terjadi di Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

KPK menduga praktik-praktik semacam itu juga terjadi di daerah lain. "Ini banyak sekali informasi baru promosi dan mutasi. Kami pikir tengarai mungkin hal ini tidak terjadi di Klaten saja, tetapi di seluruh Indonesia," ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Sabtu (31/12/2016).

Menurut dia, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus mengawasi secara ketat proses promosi dan mutasi jabatan yang dilakukan kepala daerah. Pengawasan dinilainya penting agar kasus yang menjerat Bupati Klaten Sri Hartini tidak terulang.

Dia berharap proses seleksi maupun promosi jabatan didasarkan Peraturan Pemerintah 18 Tahun 2016 yang mengatur tentang struktur organisasi dan perangkat daerah. (Baca juga: Dugaan Suap Bupati Klaten Diberi Kode 'Uang Syukuran')

Menurut dia, promosi jabatan harus dilakukan ‎secara terbuka dan melalui assesment yang ketat. Laode sangat berharap pemerintah melakukan monitoring dan supervisi dalam melakukan seleksi atau penempatan orang dalam jabatan tertentu.

"Penempatan orang-orang di posisi tersebut diharapkan melalui sistem assessment pengangkatan transparan. Jangan hanya ditunjuk-tunjuk berdasarkan berjumlah setoran masing-masing duduki jabatan," tuturnya.

KPK telah menetapkan Bupati Klaten Sri Hartini dan PNS di Pemerintah Kabupaten Klaten Suramlan sebagai tersangka suap terkait promosi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Klaten.
(dam)
Berita Terkait
Oknum Pejabat Arogan,...
Oknum Pejabat Arogan, Jaga Emosi di Ruang Publik
Empat Pemimpin Negara...
Empat Pemimpin Negara yang Paling Korupsi di Dunia
Sindir Pejabat Korup...
Sindir Pejabat Korup Banyak Gimik, Mahfud MD: Baru Keluar Penjara Sudah Pidato Perangi Koruptor
Parlemen Vietnam Tetapkan...
Parlemen Vietnam Tetapkan Vo Van Thuong sebagai Presiden Baru
Firli Bahuri Heran Ketangkap...
Firli Bahuri Heran Ketangkap KPK Bilangnya Apes
KPK Sayangkan Masih...
KPK Sayangkan Masih Ada Pejabat yang Korupsi
Berita Terkini
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved