Lagi, Terduga Teroris Kelompok KGR Ditangkap Densus 88 di Kepri
Rabu, 21 Desember 2016 - 17:48 WIB
Lagi, Terduga Teroris Kelompok KGR Ditangkap Densus 88 di Kepri
A
A
A
JAKARTA - Densus 88 kembali menangkap satu terduga teroris atas nama HA alias Abisya tepat pukul 16.30 WIB di Sagulung Bahagia, Blok N/3, RT003/RW008, Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Kabag Mitra Ropenmas Humas Polri Kombes Awi Setiyono mengatakan, HA ditangkap karena masih satu kelompok dengan Katibah Gonggong Rebus (KGR) yang dipimpin Gigih Rahmat Dewa (GRD).
"Yang bersangkutan (HA) Bergabung dalam kelompok KGR, bersama-sama merencanakan kegiatan amaliyah di bawah kendali Bahrun Naim," ujar Awi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Keterlibatan HA tidak sampai di situ, kata Awi, dia juga memfasilitasi dua suku Uighur yaitu Ali alias Faris Kusuma dan Doni Sanjaya alias Muhammad untuk masuk ke Indonesia secara ilegal.
"Kedua orang Uighur itu termasuk dalam jaringan teroris The East Turkestan Islamic Movement masuk ke Indonesia secara ilegal dan menyembunyikan keberadaannya selama di Batam," tutur Awi.
Selain itu, HA juga diketahui ikut mengelola dan menjalankan travel milik Bahrun Naim, mengikuti baiat pada ISIS bersama-sama anggota kelompok KGR pada bulan Agustus dan merekrut orang yang akan bergabung dalam kelompok KGR.
Kabag Mitra Ropenmas Humas Polri Kombes Awi Setiyono mengatakan, HA ditangkap karena masih satu kelompok dengan Katibah Gonggong Rebus (KGR) yang dipimpin Gigih Rahmat Dewa (GRD).
"Yang bersangkutan (HA) Bergabung dalam kelompok KGR, bersama-sama merencanakan kegiatan amaliyah di bawah kendali Bahrun Naim," ujar Awi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Keterlibatan HA tidak sampai di situ, kata Awi, dia juga memfasilitasi dua suku Uighur yaitu Ali alias Faris Kusuma dan Doni Sanjaya alias Muhammad untuk masuk ke Indonesia secara ilegal.
"Kedua orang Uighur itu termasuk dalam jaringan teroris The East Turkestan Islamic Movement masuk ke Indonesia secara ilegal dan menyembunyikan keberadaannya selama di Batam," tutur Awi.
Selain itu, HA juga diketahui ikut mengelola dan menjalankan travel milik Bahrun Naim, mengikuti baiat pada ISIS bersama-sama anggota kelompok KGR pada bulan Agustus dan merekrut orang yang akan bergabung dalam kelompok KGR.
(kri)