Dua Terduga Teroris yang Ditangkap di Sumatera Terkait Bahrun Naim
Rabu, 21 Desember 2016 - 17:21 WIB
Dua Terduga Teroris yang Ditangkap di Sumatera Terkait Bahrun Naim
A
A
A
TANGERANG - Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris di wilayah Sumatera. Keduanya yakni, JT alias H ditangkap di Payakumbuh, Sumatera Barat, dan S ditangkap di Deliserdang, Sumatera Utara.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian membeberkan, dua terduga teroris yang berhasil ditangkap di wilayah Sumatera berkaitan dengan kelompok yang ingin menyerang Batam dan Marina Bay, Singapura.
Serangan ke Batam dan Singapura tersebut rencananya dilakukan kelompok Katibah Gigih Rahmat pimpinan Gigih Rahmat Dewa (GRD), atas perintah otak pelaku Bom Thamrin, Bahrun Naim.
"Dua tersangka ditangkap di sana (Sumatera) terkait dengan kasus kelompok GRD. GRD sudah ditangkap dulu dalam kaitan rencana serangan Batam lebih kurang 4-5 bulan lalu," ungkap Tito saat meninjau lokasi penemuan bom aktif di sebuah kontrakan di Kelurahan Babakan, Setu, Tangerang Selatan, Rabu (21/12/2016).
Tito menambahkan, kelompok GRD merupakan pihak penjamin dua orang warga negara China suku Uighur yang kini berada di Poso. Dua terduga teroris yang ditangkap di Sumatera, kata Tito, selanjutnya akan dibawa ke Jakarta.
"Mereka menyembunyikan WN China dari suku Uighur. Jadi semua orang ini sudah ditangkap Densus 88 di Sumatera Barat dan Sumatera Utara dan nanti akan dibawa ke Jakarta," ucap Tito.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian membeberkan, dua terduga teroris yang berhasil ditangkap di wilayah Sumatera berkaitan dengan kelompok yang ingin menyerang Batam dan Marina Bay, Singapura.
Serangan ke Batam dan Singapura tersebut rencananya dilakukan kelompok Katibah Gigih Rahmat pimpinan Gigih Rahmat Dewa (GRD), atas perintah otak pelaku Bom Thamrin, Bahrun Naim.
"Dua tersangka ditangkap di sana (Sumatera) terkait dengan kasus kelompok GRD. GRD sudah ditangkap dulu dalam kaitan rencana serangan Batam lebih kurang 4-5 bulan lalu," ungkap Tito saat meninjau lokasi penemuan bom aktif di sebuah kontrakan di Kelurahan Babakan, Setu, Tangerang Selatan, Rabu (21/12/2016).
Tito menambahkan, kelompok GRD merupakan pihak penjamin dua orang warga negara China suku Uighur yang kini berada di Poso. Dua terduga teroris yang ditangkap di Sumatera, kata Tito, selanjutnya akan dibawa ke Jakarta.
"Mereka menyembunyikan WN China dari suku Uighur. Jadi semua orang ini sudah ditangkap Densus 88 di Sumatera Barat dan Sumatera Utara dan nanti akan dibawa ke Jakarta," ucap Tito.
(kri)