Jelang Natal dan Tahun Baru, Polri Pantau Harga Bahan Pokok
Rabu, 21 Desember 2016 - 09:18 WIB
Jelang Natal dan Tahun Baru, Polri Pantau Harga Bahan Pokok
A
A
A
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memantau stok dan harga menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2017.
Berdasarkan pantauan Bareskrim Polri, ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan.
Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Agung Setya, kenaikan harga terjadi dalam proses distribusi barang dari petani sampai pada pedagang.
"Buat masalah bawang misalnya, di Brebes itu waktu kita koordinasikan ada harganya Rp20.000 di petani tapi di Pasar Induk Rp40.000 sehingga ditemukan kongkretnya bahwa ada hal yang bermasalah dengan distribusi," kata Agung Setya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Menurut Agung, kenaikan harga itu disebabkan ada beberapa tahapan pengiriman bahan pokok sehingga membutuhkan biaya juga di antaranya pedagang, asosiasi petani, Pasar Induk Kramatjati, Pasar Induk di Jakarta dan bulog.
"Sebenarnya stok makanan kita ini dalam keadaan yang cukup. Tinggal distribusinya saja. Beras terutama itu cukup dan bulog sangat mendistribusikannya untuk kebutuhan akhir tahun. Demikian juga bahan pokok yang lain. Tidak ada hal yang perlu khawatirkan," tutur Agung
Berdasarkan pantauan Bareskrim Polri, ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan.
Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Agung Setya, kenaikan harga terjadi dalam proses distribusi barang dari petani sampai pada pedagang.
"Buat masalah bawang misalnya, di Brebes itu waktu kita koordinasikan ada harganya Rp20.000 di petani tapi di Pasar Induk Rp40.000 sehingga ditemukan kongkretnya bahwa ada hal yang bermasalah dengan distribusi," kata Agung Setya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Menurut Agung, kenaikan harga itu disebabkan ada beberapa tahapan pengiriman bahan pokok sehingga membutuhkan biaya juga di antaranya pedagang, asosiasi petani, Pasar Induk Kramatjati, Pasar Induk di Jakarta dan bulog.
"Sebenarnya stok makanan kita ini dalam keadaan yang cukup. Tinggal distribusinya saja. Beras terutama itu cukup dan bulog sangat mendistribusikannya untuk kebutuhan akhir tahun. Demikian juga bahan pokok yang lain. Tidak ada hal yang perlu khawatirkan," tutur Agung
(dam)