Panglima TNI Protes Dikabarkan Ceramah di Petamburan

Selasa, 20 Desember 2016 - 08:16 WIB
Panglima TNI Protes...
Panglima TNI Protes Dikabarkan Ceramah di Petamburan
A A A
JAKARTA - Mabes TNI membantah kebenaran isu yang berkembang di media sosial dan WhatsApp terkait ceramah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di markas salah satu Ormas Islam di Petamburan Jakarta Pusat pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

Apalagi isi ceramah yang berkembang tersebut sangat tendensius dan cenderung berupaya memecah belah bangsa serta mengandung ujaran kebencian. Pihak Mabes TNI menegaskan kabar yang berkembang tersebut adalah rekayasa.

"Dalam kutipan paragraf tersebut, ditulis seolah-olah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menyampaikan ceramah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, namun faktanya ceramah tersebut bukan disampaikan oleh Panglima TNI," ujar Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/12/2016).

Dia menceritakan pada hari Minggu, 11 Desember pukul 18.30 WIB, Panglima TNI didampingi Ibu Nenny Gatot Nurmantyo mengantar keberangkatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara. Menurutnya Jokowi dan Ibu Negara pada saat itu dalam rangka kunjungan kerja ke India dan Iran, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Dia menambahkan, Senin, 12 Desember Panglima TNI didampingi pejabat teras Mabes TNI tengah melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Nangroe Aceh Darusalam (NAD). Kunjungan ini kata dia untuk meninjau langsung korban gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, serta memberikan bantuan berupa makanan cepat saji, obat-obatan, rumah sakit lapangan, tim medis dan alat berat TNI.

"Pemberitaan tersebut sangat mencemarkan nama baik Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara pribadi maupun institusi TNI," ucapnya. (Baca: Panglima TNI Beberkan Potensi Ancaman yang Mengintai Indonesia)

Maka itu dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia lebih waspada dan selektif dalam memilah dan memilih informasi yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab melalui media massa, khususnya media sosial dan WhatsApp. "Saya mengajak sesama anak bangsa, agar jangan membuat isu dan jangan saling menghasut, apalagi dengan mengatasnamakan pejabat Negara maupun Institusi," katanya.

Ceramah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang menyebar di media sosial dan WhatsApp menyebutkan, Oleh sebab itu, lanjut Panglima TNI, kita wajib berhati-hati karena saat ini China komunis mulai mengobok-obok negeri ini, mereka memasukan banyak tenaga kerja ke Indonesia dan minggu lalu Presiden mengingatkan kepada pengusaha untuk menggunakan Yuan.
(kur)
Berita Terkait
Mutasi TNI 6 Desember,...
Mutasi TNI 6 Desember, 2 Mayjen dari BIN Digeser Jadi Stafsus KSAD Maruli Simanjuntak
Demo Tolak UU TNI di...
Demo Tolak UU TNI di Lumajang Ricuh, 2 Mahasiswa Luka
6 Jenderal Baru di Tubuh...
6 Jenderal Baru di Tubuh TNI AD pada Awal Desember 2024, Nomor 2 Penugasan di Kemhan
Massa Demo Tolak UU...
Massa Demo Tolak UU TNI di DPRD Karawang Dibubarkan Paksa, 2 Mahasiswa Diamankan Polisi
63 Brigjen TNI Dimutasi...
63 Brigjen TNI Dimutasi pada Desember 2025, Ini Daftar Namanya
3 Jenderal TNI Bintang...
3 Jenderal TNI Bintang Dua Baru Abituren Akmil 1988, Nomor 1 Jago Intelijen
Berita Terkini
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved