Tangkapi Aktivis, Rezim Jokowi Dinilai Semakin Paranoid

Senin, 12 Desember 2016 - 10:32 WIB
Tangkapi Aktivis, Rezim...
Tangkapi Aktivis, Rezim Jokowi Dinilai Semakin Paranoid
A A A
JAKARTA - Tren Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dinilai semakin paranoid terhadap suara kritis masyarakat. Tren ini semakin menunjukkan Pemerintahan Jokowi berlatar belakang sipil namun rasa militer karena bersifat otoriter.

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, gaya kepemimpinan Jokowi ini mirip era Orde Baru (Orba) yang dipimpin Soeharto. Dia mengungkapkan era itu banyak masyarakat yang ditangkap karena bersikap kritis terhadap pemerintahan.

"‎Pertanyaan sederhana saya apa bedanya situasi sekarang dengan masa lalu (Orde Baru-red)? Sudah mulai ada titik-titik kesamaan, ini sinyal peringatan dini, jelas kemunduran demokrasi," ujar Pangi kepada SINDOnews, Senin (12/12/2016).

Menurutnya era Soeharto pernah menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang disucikan melalui asas tunggal Pancasila. Cara ini kata dia dianggap sangat efektif untuk membungkam lawan-lawan politiknya, dibanding memperjuangkan kemurnian Pancasila sebagai dasar bernegara.

Namun dia menyayangkan cara tersebut ‎kembali diterapkan Pemerintahan Jokowi dengan dalih menjunjung tinggi Pancasila. Kepemimpinan Jokowi lanjut dia dengan bebas membungkam suara kritis di masyarakat dan melakukan penangkapan terhadap sejumlah tokoh dan aktivis dengan tuduhan makar. (Baca: Peringatan Hari HAM Seharusnya Jadi Momentum Polri Bebaskan Aktivis)

"Sekarang polaritasnya hampir sama, yang berseberangan dengan pemerintah atau tokoh oposisi yang terbilang kritis dituduh makar dan kudeta. Nanti bakal banyak tahanan politik. Mirip era rezim Soeharto‎," ucapnya.

Polisi menangkap 12 tokoh dan aktivis dengan tuduhan makar. Delapan di antaranya sudah dilepaskan, sementara empat orang lainnya masih ditahan.

Mereka adalah, Sri Bintang Pamungkas, Rizal, Jamran dan Hatta Taliwang. Keempatnya ditahan dalam ruangan terpisah.
(kur)
Berita Terkait
Prabowo: Ada Gejala...
Prabowo: Ada Gejala Tindakan di Luar Hukum Mengarah Makar dan Terorisme
Ketua Adat Mamta Tabi...
Ketua Adat Mamta Tabi Papua Minta Hormati Proses Hukum 7 Terdakwa Demo Anarkis
Pasca Putusan Kasus...
Pasca Putusan Kasus Demo Anarkhis, Tokoh Adat Minta Warga Papua Jaga Kedamaian
Negara Tidak Boleh Kalah,...
Negara Tidak Boleh Kalah, GM FKPPI Desak Investigasi Dugaan Makar
Kazakhstan Kacau, Presiden...
Kazakhstan Kacau, Presiden Tokayev Pecat 2 Petinggi Intelijen atas Tuduhan Makar
SETARA Institute Desak...
SETARA Institute Desak Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Demo Anarkis
Berita Terkini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved