Platform Tunggal Ika Dinilai Perlu Didorong di Media Sosial

Sabtu, 10 Desember 2016 - 16:05 WIB
Platform Tunggal Ika...
Platform Tunggal Ika Dinilai Perlu Didorong di Media Sosial
A A A
JAKARTA - ‎Platform Tunggal Ika dinilai perlu ditonjolkan dalam media sosial (Medsos) daripada kebhinekaan. Pasalnya, inti dari ikrar Sumpah Pemuda 1928 adalah persatuan (Tunggal Ika), bukan keberagaman (Kebhinekaan).

‎"Platform yang harus kita kedepankan bukan kebhinekaan tapi tunggal ika," ujar Rektor Universitas Paramadina Prof Firmanzah dalam sebuah diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12/2016).

Dia menjelaskan,‎ Sumpah Pemuda merupakan ikrar para pemuda Indonesia untuk menyatukan keberagaman Indonesia. "Jadi, Sumpah Pemuda itu bukan ikrar kebhinekaan tapi itu ikrar tunggal ika, penyatuan," tutur mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bidang Ekonomi ini.

Lebih lanjut, kata dia, belakangan ini banyak penggunaan medsos yang menonjolkan kebhinekaan. Sementara, penggunaan medsos untuk platform penyatuan sangat sedikit.

Firmanzah mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat mendorong bahwa Indonesia adalah penyatuan dari keberagaman. Lagipula, lanjut dia, ‎para founding fathers Indonesia sudah mengatasi keberagaman dengan mencari platform baru bernama Indonesia.

Indonesia kemudian dirancang menjadi tempat bersatunya masyarakat yang beraneka ragam. "Jadi jangan kekuatan kebhinekaan. Saya berharap spirit semangat hadir dalam medsos," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Yahoo Groups Berencana...
Yahoo Groups Berencana Disuntik Mati 15 Desember
Hoaks Merajalela di...
Hoaks Merajalela di Media Sosial
Yahoo Groups akan Ditutup...
Yahoo Groups akan Ditutup Permanen pada 15 Desember
Hasut Pelajar Ikut Demo...
Hasut Pelajar Ikut Demo Ricuh, Lima Admin Media Sosial Ditangkap
Begini Bunyi Provokasi...
Begini Bunyi Provokasi di Akun Media Sosial Penggerak Pelajar Demo
Demo di Mako Brimob...
Demo di Mako Brimob Kwitang dan Polda Ricuh, 3 Tagar Ini Pecah di Medsos
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved